Indonesia Dinilai Belum Cerminkan Demokrasi Substantif
Kamis, 17 Desember 2020 - 17:23 WIB
Pemilu cenderung lebih difungsikan sebagai instrumen oleh para elite politik untuk mendapatkan legitimasi masyarakat. Sehingga implikasinya suara yang diamanahkan oleh masyarakat tidak berdampak pada perbaikan kebijakan dalam penyelenggaraan pemerintahan periode pascapemilu.
Lembaga representatif masih lemah dalam menjalankan fungsinya. Sehingga vote yang dihasilkan pada saat pemilu tidak banyak terealisasi menjadi suara yang diamanahkan pada pascapemilu.
Senada dengan Hidayat, Dosen Universitas Paramadina Abdul Malik Gismar dan Direktur Sekolah Pascasarjana Universitas Nasional Maswadi Rauf mengemukakan, perkembangan Indeks Demokrasi Indonesia dalam aspek kebebasan spili terus menurun.
Maswadi Rauf mengakui, Indonesia memiliki kultur yang baik bagi perkembangan kebebasan berpendapat, namun kultur ini cenderung berkonflik jika dikaitkan dengan politik.
Namun demikian, baik Malik maupun Maswadi Rauf optimistis dengan masa depan demokrasi di Indonesia. Malik mengutip pernyataan Wakil Presiden pertama RI, Bung Hatta, yang meyakinkan demokrasi tidak akan lenyap. Mungkin ia tersingkir sementara, tetapi ia akan kembali dengan tegapnya.
Lembaga representatif masih lemah dalam menjalankan fungsinya. Sehingga vote yang dihasilkan pada saat pemilu tidak banyak terealisasi menjadi suara yang diamanahkan pada pascapemilu.
Senada dengan Hidayat, Dosen Universitas Paramadina Abdul Malik Gismar dan Direktur Sekolah Pascasarjana Universitas Nasional Maswadi Rauf mengemukakan, perkembangan Indeks Demokrasi Indonesia dalam aspek kebebasan spili terus menurun.
Maswadi Rauf mengakui, Indonesia memiliki kultur yang baik bagi perkembangan kebebasan berpendapat, namun kultur ini cenderung berkonflik jika dikaitkan dengan politik.
Namun demikian, baik Malik maupun Maswadi Rauf optimistis dengan masa depan demokrasi di Indonesia. Malik mengutip pernyataan Wakil Presiden pertama RI, Bung Hatta, yang meyakinkan demokrasi tidak akan lenyap. Mungkin ia tersingkir sementara, tetapi ia akan kembali dengan tegapnya.
(maf)
Lihat Juga :