iNews Sore Live di iNews dan RCTI+ Kamis Pukul 16.00: Aksi 1812 untuk Apa?
Kamis, 17 Desember 2020 - 16:19 WIB
Jumat besok (18/12/2020), para pendukung pimpinan FPI Habib Muhammad Rizieq akan berkumpul untuk berunjuk rasa di Istana Negara. Namun unjuk rasa ini tidak diizinkan Polda Metro Jaya. Foto/MNC Media
JAKARTA - Jumat besok (18/12/2020), para pendukung pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq bin Hussein Shihab atau yang dikenal dengan sebutan HRS akan berkumpul untuk berunjuk rasa di Istana Negara menuntut pembebasan Rizieq Shihab yang ditahan lantaran tersandung kasus kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat, November lalu.
Namun unjuk rasa yang diinisiasi oleh Anak NKRI ini tidak diizinkan Polda Metro Jaya. Kabid Humas Polda Metro Jaya menegaskan aksi tersebut dapat menimbulkan kerumunan yang berpotensi menimbulkan klaster Covid-19, baru. (Baca juga: Polda Metro Jaya Tidak Keluarkan Izin Aksi 1812 di Istana Negara)
Lantas apakah para pendukung HRS akan membatalkan atau sebaliknya? Permasalahan ini akan dibahas secara lengkap dalam dialog "iNews Sore" yang digawangi oleh Abraham Silaban dan Stefani Patricia.
Masih seputar kasus HRS, tokoh nasional Amien Rais mendatangi Bareskrim Polri untuk menyampaikan sejumlah pesan, salah satunya meminta HRS dibebaskan. Sedangkan untuk kasus penembakan, Bareskrim Polri terus menggali keterangan para saksi untuk mengungkap fakta-fakta baru. (Baca juga: Amien Rais Datangi Mabes Polri, Minta Kapolri Lepaskan Habib Rizieq)
Namun unjuk rasa yang diinisiasi oleh Anak NKRI ini tidak diizinkan Polda Metro Jaya. Kabid Humas Polda Metro Jaya menegaskan aksi tersebut dapat menimbulkan kerumunan yang berpotensi menimbulkan klaster Covid-19, baru. (Baca juga: Polda Metro Jaya Tidak Keluarkan Izin Aksi 1812 di Istana Negara)
Lantas apakah para pendukung HRS akan membatalkan atau sebaliknya? Permasalahan ini akan dibahas secara lengkap dalam dialog "iNews Sore" yang digawangi oleh Abraham Silaban dan Stefani Patricia.
Masih seputar kasus HRS, tokoh nasional Amien Rais mendatangi Bareskrim Polri untuk menyampaikan sejumlah pesan, salah satunya meminta HRS dibebaskan. Sedangkan untuk kasus penembakan, Bareskrim Polri terus menggali keterangan para saksi untuk mengungkap fakta-fakta baru. (Baca juga: Amien Rais Datangi Mabes Polri, Minta Kapolri Lepaskan Habib Rizieq)
Lihat Juga :