Politikus PKB Desak Kominfo Tindak Tegas Penyebar Hoaks
Selasa, 15 Desember 2020 - 21:20 WIB
Anggota Komisi IX DPR ini berpendapat, keberadaan medsos yang menjadi akses bagi penyebar hoaks dan radikalisme, akhir-akhir ini sudah sangat mengkhawatirkan. Mereka sengaja membuat berita bohong untuk propanganda yang tujuannya menciptakan suasana tidak kondusif, bahkan bisa mengancam disintegrasi bangsa.
"Tentu persoalan ini menjadi keprihatinan bagi kita semua. Terlebih saat ini masyarakat sedang berduka dari keterpurukan perekonomian akibat pandemi. Karena kondisi ini membuat masyarakat lebih banyak berdiam di rumah dan banyak waktu untuk bersosmed. Jika tidak hati-hati, maka bisa terpancing dengan bahasa atau ajakan yang justru tidak mendidik dan tidak sedikit yang berujung kasus hukum," tuturnya.
Masyarakat juga disarankan untuk berpegang pada media mainstream sebagai acuan memilih informasi. Dia menilai media online yang memuat berita lebih bisa dipertanggungjawabkan ketimbang Medsos yang sumbernya tidak jelas.
Apalagi, saat ini banyak situs-situs abal-abal yang ironisnya, berita atau foto yang disebar media abal-abal di media sosial bisa viral, meski isinya tidak berdasar. Maka itu, dia meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) agar bertindak tegas.
"Sudah semestinya pemerintah punya sistem yang kuat, jangan dipermudah para pelaku untuk menyebarkan hoax. Dengan sistem tersebut, Kominfo harusnya bisa melacak dan mematikan gadget para pelaku penyebar hoaks," imbuhnya.
"Tentu persoalan ini menjadi keprihatinan bagi kita semua. Terlebih saat ini masyarakat sedang berduka dari keterpurukan perekonomian akibat pandemi. Karena kondisi ini membuat masyarakat lebih banyak berdiam di rumah dan banyak waktu untuk bersosmed. Jika tidak hati-hati, maka bisa terpancing dengan bahasa atau ajakan yang justru tidak mendidik dan tidak sedikit yang berujung kasus hukum," tuturnya.
Masyarakat juga disarankan untuk berpegang pada media mainstream sebagai acuan memilih informasi. Dia menilai media online yang memuat berita lebih bisa dipertanggungjawabkan ketimbang Medsos yang sumbernya tidak jelas.
Apalagi, saat ini banyak situs-situs abal-abal yang ironisnya, berita atau foto yang disebar media abal-abal di media sosial bisa viral, meski isinya tidak berdasar. Maka itu, dia meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) agar bertindak tegas.
"Sudah semestinya pemerintah punya sistem yang kuat, jangan dipermudah para pelaku untuk menyebarkan hoax. Dengan sistem tersebut, Kominfo harusnya bisa melacak dan mematikan gadget para pelaku penyebar hoaks," imbuhnya.
Lihat Juga :