Tak Ikut Rekonstruksi, Imparsial Pilih Tunggu Hasil Investigasi Komnas HAM

Selasa, 15 Desember 2020 - 20:19 WIB
"Karena, terlalu banyak perbedaan informasi baik yang disampaikan oleh FPI maupun kepolisian, maka investigasi independen yang dilakukan Komnas HAM menjadi penting untuk membuka tabir kasus ini," ujarnya.

Sebelumnya, Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan hasil rekonstruksi sebelumnya dianggap belum final. Oleh sebab itu, Polri membuka kemungkinan dilakukan rekonstruksi lanjutan. Menurut dia, apabila ada temuan-temuan baru terkait dengan tambahan-tambahan keterangan informasi, saksi, dan bukti yang lain, tidak menutup kemungkinan bisa dilanjutkan dengan proses rekonstruksi lanjutan. (Baca juga: Kabareskrim: Kami Undang Komnas HAM, Amnesty, KontraS untuk Rekonstruksi Yang Datang Hanya Kompolnas )

Listyo menegaskan, polri selalu transparan dan objektif dalam menangani kasus ini. Salah satu buktinya adalah melibatkan pihak eksternal. "Dalam hal ini, kami mengundang Komnas HAM, Amnesty International, KontraS, Imparsial, dan Kompolnas walaupun yang datang hanya dari Kompolnas," kata Sigit dalam jumpa pers di Mabes Polri, Selasa (15/12/2020).

Sebelumnya Polri melakukan rekonstruksi pada Senin (14/12/2020) dini hari di 4 lokasi. Sejumlah hal ditunjukkan saat rekonstruksi itu di antaranya yaitu TKP penembakan.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!