Bertemu Komisi III DPR, Keluarga Sebut 6 Anggota FPI Ditembak secara Brutal
Kamis, 10 Desember 2020 - 18:14 WIB
Anandra, pihak keluarga dari Muhammad Suci Khadavi mencurahkan isi hatinya terhadap peristiwa penembakan itu. Dia menyatakan, pihak keluarga merasa bersyukur dan bersedih. Bersyukur karena sang adik dianggap telah berjihad di atas agama Islam. Sedangkan kesedihannya, karena peristiwa tidak mengenakan itu dilakukan secara brutal. "Tentunya kami keluarga bersyukur dan sedih, kenapa bersyukurnya? karena keluarga kami telah berjihad untuk agama kami sendiri. Tapi bersedihnya kenapa hal ini terjadi dengan sangat brutal ya," ucapnya. (Baca juga: Donasi untuk 6 Anggota FPI Tembus Rp1 Miliar, Ini Kata Ketua DPP FPI)
Dia mengatakan, adiknya sama sekali tidak bersalah dan mengapa harus sampai ditembak. Menurutnya, penembakan itu pun dilakukan secara tidak manusiawi. "Sedangkan anak-anak kami tidak memiliki kesalahan, tidak ada kesalahan kenapa harus seperti, itu? Benar-benar tidak manusiawi, seperti binatang, seperti burung yang ditembak di udara," ucapnya.
Dia menuturkan, sama sekali tidak ada satu pun pihak kepolisian yang memberikan informasi terkait kematian Khadavi. Dia pun terkejut ketika mendapatkan kabar kematian adiknya dari siaran media. "Saat itu pun tidak ada dari pihak manapun yang menginformasikan kepada kami. Kami mengetahui dari media dan itu sangat benar-benar mengejutkan sekali," katanya.
Dia berharap, para anggota Komisi III dapat menampung aspirasi yang disampaikannya. Dia juga menuntut keadilan di dunia ini terhadap kasus tersebut, sebab keadilan di akhirat sudah pasti didapatkan. "Maka dari itu kami mohon pastinya untuk anggota dewan yang terhormat menghimpun aspirasi kami, mohon bantuannya untuk keadilan di dunia ini. Pasti kalau di akhirat akan diadili, pasti itu janji Allah. Tetapi kami minta keadilan di dunia ini," tuturnya.
Dia mengatakan, adiknya sama sekali tidak bersalah dan mengapa harus sampai ditembak. Menurutnya, penembakan itu pun dilakukan secara tidak manusiawi. "Sedangkan anak-anak kami tidak memiliki kesalahan, tidak ada kesalahan kenapa harus seperti, itu? Benar-benar tidak manusiawi, seperti binatang, seperti burung yang ditembak di udara," ucapnya.
Dia menuturkan, sama sekali tidak ada satu pun pihak kepolisian yang memberikan informasi terkait kematian Khadavi. Dia pun terkejut ketika mendapatkan kabar kematian adiknya dari siaran media. "Saat itu pun tidak ada dari pihak manapun yang menginformasikan kepada kami. Kami mengetahui dari media dan itu sangat benar-benar mengejutkan sekali," katanya.
Dia berharap, para anggota Komisi III dapat menampung aspirasi yang disampaikannya. Dia juga menuntut keadilan di dunia ini terhadap kasus tersebut, sebab keadilan di akhirat sudah pasti didapatkan. "Maka dari itu kami mohon pastinya untuk anggota dewan yang terhormat menghimpun aspirasi kami, mohon bantuannya untuk keadilan di dunia ini. Pasti kalau di akhirat akan diadili, pasti itu janji Allah. Tetapi kami minta keadilan di dunia ini," tuturnya.
(cip)
Lihat Juga :