Tere Liye Kritik Koruptor lewat Sajak Monyet, Netizen: Mewakili Hati Kami
Minggu, 06 Desember 2020 - 16:59 WIB
Malu mereka lihat kamu masuk penjara?
Pernah mereka protes soal asal uangmu?
Atau tetanggamu?
Teman2mu?
Masih haha-hihi sama kamu?
Karena jangan, memang sama2 monyet?
Inilah sajak monyet,
Dan maafkan kami wahai monyet yang asli
Kalian kalau mencuri, cukup sekenyang saja
Monyet di tempat kami,
Mereka mencuri, sampai ditumpuk hartanya
Tetap rakus, rakus dan rakus lagi
Jago sekali soal ngeles, bikin alasan
Dan tetap saja masih banyak monyet lain
Yang mendukung dan membelanya
Disebut monyet2 netizen
*Tere Liye, pengamat monyet, penulis novel "Negeri Para Monyet", eh, "Negeri Para Bedebah"
Pernah mereka protes soal asal uangmu?
Atau tetanggamu?
Teman2mu?
Masih haha-hihi sama kamu?
Karena jangan, memang sama2 monyet?
Inilah sajak monyet,
Dan maafkan kami wahai monyet yang asli
Kalian kalau mencuri, cukup sekenyang saja
Monyet di tempat kami,
Mereka mencuri, sampai ditumpuk hartanya
Tetap rakus, rakus dan rakus lagi
Jago sekali soal ngeles, bikin alasan
Dan tetap saja masih banyak monyet lain
Yang mendukung dan membelanya
Disebut monyet2 netizen
*Tere Liye, pengamat monyet, penulis novel "Negeri Para Monyet", eh, "Negeri Para Bedebah"
(dam)
Lihat Juga :