Lewat PEN, Menko Airlangga Optimistis Kondisi Indonesia Semakin Membaik

Rabu, 02 Desember 2020 - 22:43 WIB
Kenaikan biaya input pada bulan November 2020 menyebabkan harga bahan baku meningkat, dan depresiasi rupiah yang mendorong inflasi menjadi lebih tinggi. Ketiga, Kondisi ini menyebabkan beban biaya kepada konsumen menjadi lebih tinggi, meskipun kenaikan harga output masih relatif rendah.

Keempat, mayoritas korporasi mengharapkan output produksi semakin meningkat sejalan dengan membaiknya sisi permintaan. Demikian catatan dari tren impor bahan baku dan bahan penolong hingga Oktober terus mengalami penurunan.

Sementara di bulan November 2020 mulai sedikit menunjukkan adanya kenaikan, yang menandai ekspansi kegiatan produksi domestik. Pada bulan Desember, selama ini digelar event Hari Belanja Online (harbolnas) yang dilakukan oleh platform marketplace digital.

Airlangga berharap kegiatan itu akan menaikkan sentimen permintaan. Korporasi dan industri dapat mengambil kesempatan untuk meningkatkan kapasitas produksinya.

Kondisi yang semakin baik dan upaya menjaga momentum tren ekspansif dari sisi permintaan maupun produksi diharapkan mendorong pertumbuhan semakin baik, dibandingkan periode sebelumnya.

"Untuk melanjutkan tren positif, kita perlu menjaga momentum perbaikan kegiatan ekonomi, baik dari sisi permintaan maupun sisi produksi," tutup Menko Airlangga.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!