Skema Khusus Bangkitkan Usaha Mikro di Wilayah Destinasi Wisata
Rabu, 02 Desember 2020 - 20:47 WIB
Prof Rully mengakui, ada tiga masalah klasik yang membelit UMKM selama ini, dan makin terlihat kala pandemi melanda. Yaitu, permodalan, perizinan usaha, hingga masalah logistik. "Masalah tersebut sudah terjawab dalam UU Cipta Kerja," kata Prof Rully.
Untuk membangkitkan UMKM dan pelaku ekonomi kreatif di kawasan pariwisata, Prof Rully mengajak mereka untuk bergabung dalam wadah koperasi. Karena, peran koperasi menjadi penting saat ini karena sudah menjadi agreator bagi pelaku usaha. "Kalau mereka mengurus usahanya sendiri-sendiri, maka akan susah dan tidak mendapatkan skala keekonomian," tandas Prof Rully.
Dengan begitu, para UMKM bisa lebih fokus dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas produksi. "Koperasi yang akan mengurus permodalan, pemasaran produk, sampai menyiapkan bahan baku," terang Prof Rully.
Dengan sekitar 140 potensi objek wisata yang ada di Kuningan yang sebagian besar merupakan wisata alam, Prof Rully mendorong untuk memperkuat ekosistem usaha diantara pariwisata, UMKM, dan sektor ekonomi kreatif.
Mereka harus berkelompok untuk memproduksi produk-produk unik di wilayah destinasi wisata. "Saya berharap Pemda melahirkan kebijakan-kebijakan yang berpihak kepada UMKM, khususnya di sektor pariwisata," tukas Prof Rully.
Untuk membangkitkan UMKM dan pelaku ekonomi kreatif di kawasan pariwisata, Prof Rully mengajak mereka untuk bergabung dalam wadah koperasi. Karena, peran koperasi menjadi penting saat ini karena sudah menjadi agreator bagi pelaku usaha. "Kalau mereka mengurus usahanya sendiri-sendiri, maka akan susah dan tidak mendapatkan skala keekonomian," tandas Prof Rully.
Dengan begitu, para UMKM bisa lebih fokus dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas produksi. "Koperasi yang akan mengurus permodalan, pemasaran produk, sampai menyiapkan bahan baku," terang Prof Rully.
Dengan sekitar 140 potensi objek wisata yang ada di Kuningan yang sebagian besar merupakan wisata alam, Prof Rully mendorong untuk memperkuat ekosistem usaha diantara pariwisata, UMKM, dan sektor ekonomi kreatif.
Mereka harus berkelompok untuk memproduksi produk-produk unik di wilayah destinasi wisata. "Saya berharap Pemda melahirkan kebijakan-kebijakan yang berpihak kepada UMKM, khususnya di sektor pariwisata," tukas Prof Rully.
Lihat Juga :