Polri Bakal Perpanjang Masa Tugas Operasi Tinombala di Sulteng

Minggu, 29 November 2020 - 14:25 WIB
Mabes Polri berencana mengevaluasi perpanjangan masa tugas Operasi Tinombala 2020 di Sulteng. Sedianya, operasi tersebut telah berakhir 30 September lalu. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Mabes Polri berencana mengevaluasi ihwal perpanjangan masa tugas Operasi Tinombala 2020 di Sulawesi Tengah (Sulteng). Sedianya, operasi tersebut telah berakhir pada 30 September lalu.

(Baca juga: Banser Siap Bantu TNI/Polri Tumpas Pencoleng Agama di Sigi)

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Prabowo Argo Yuwono mengatakan, terkait perpanjangan akan terlebih dulu dibahas oleh Asisten Operasional (Asops) Panglima TNI dan Kapolri.

(Baca juga: Presiden Jokowi Sebut Meski Junior, ASN Cekatan Harus Tampil di Depan)

"Terkait perpanjangan masa Operasi Tinombala, akan dievaluasi terlebih dahulu oleh Asops dan Kapolri," tutur Argo di Jakarta, Minggu (29/11/2020).



Lebih lanjut dia menjelaskan, Operasi Tinombala bisa saja diperpanjang jika kondisinya memang dibutuhkan. Nantinya, TNI juga akan dilibatkan dalam operasi penumpasan teroris tersebut.

"Apabila butuh diperpanjang maka akan diperpanjang, dan bersama dengan TNI melakukan operasi," ungkapnya.

Hingga saat ini, terkait dengan kasus pembantaian satu keluarga di Desa Lemban Tongoa, Kecamatan Palolo, KabupatenSigi, Sulawesi Tengah, sambung Argo, pihaknya telah memeriksa sekira sepuluh orang saksi. Berdasarkan keraketerangan saksi yang telah diperiksa dapat diyakini bahwa kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora dalang di belakang pembunuhan sadis tersebut.

"Sudah memeriksa sebanyak 10 orang saksi, penyidik menunjukkan beberapa foto yang dicurigai termasuk dalam kelompok MIT, beberapa diantaranya menyampaikan bahwa benar yang ada di TKP itu ada di foto yang ditujukan penyidik," ujarnya.
Dapatkan berita terbaru, follow WhatsApp Channel SINDOnews sekarang juga!
Halaman :
tulis komentar anda
Video Rekomendasi
Berita Terkait
Rekomendasi
Terpopuler
Berita Terkini More