Masyarakat Menilai Covid-19 Sangat Berbahaya, Kecemasan Meningkat

Senin, 11 Mei 2020 - 23:49 WIB
Aman menerangkan, pandemi Covid-19 membuat tingkat kecemasan di masyarakat meningkat. Dari survei itu, sekitar 35,6 persen masyarakat merasa sangat cemas dan 54,4 persen cemas.

Dia mengungkapkan masyarakat menilai respons pemerintah dalam penanganan Covid-19 ini lambat. "Ada sekitar 45 persen yang menyatakan lambat, 29,6 persen bilang biasa saja, dan 25,4 persen cepat. Di sisi lain, pemerintah dianggap terbuka untuk informasi. Ini terlihat ada 55,7 persen setuju untuk transparansi data," tuturnya.

Dalam mengatasi penyebaran virus Sars Cov-II ini, pemerintah memilih menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Ada sekitar 44,3 persen yang menyatakan efektif dan 23,6 persen biasa saja. Hanya 13,6 persen masyarakat yang menilai PSBB tidak efektif. "Masyarakat menghendaki adanya pemberian hukuman bagi yang melanggar PSBB," ucap Ubedilah.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!