Bappenas: Pandemi Covid-19 Berisiko Ganggu Kesehatan Reproduksi

Rabu, 25 November 2020 - 16:38 WIB
Bappenas mengungkapkan kemungkinan risiko gangguan pada kesehatan reproduksi selama pandemi Covid-19. Foto/ist
JAKARTA - Pagebluk virus Corona (Covid-19) bisa berimbas terhadap kesehatan reproduksi , ibu dan anak. Direktur Kesehatan & Gizi Masyarakat Kementerian PPN/ Bappenas Pungkas Bajuhri Ali mengatakan, sejumlah permasalahan kesehatan reproduksi muncul selama pandemi.

Berdasarkan survei Aliansi Satu Visi terkait situasi hak kesehatan seksual dan reproduksi remaja pada Agustus-Oktober 2020, tercatat sekitar 6,74% dari remaja 18-24 tahun yang belum menikah ternyata telah berhubungan seksual. Di antara itu, 44% tidak menggunakan kontrasepsi, 51% menggunakan kondom, dan 5% menggunakan pil KB.



“Dalam jangka panjang kondisi ini (pandemi Covid-19) dapat menimbulkan risiko gangguan kesehatan seksual dan reproduksi. Situasi ini berpotensi meningkatkan perilaku berisiko remaja dan kehamilan yang tidak diinginkan (KTD) serta menurunnya akses terhadap pelayanan program KB,” jelas Pungkas dalam Konferensi Nasional Kesehatan Reproduksi secara daring, Rabu (25/11/2020).

(Baca: Kasus Narkoba Naik di Tengah Pandemi Covid-19, BNN-Kemenpora Bentuk KIPAN)

Bahkan, ia juga menyoroti angka perilaku pornografi selama pandemi. Sebanyak 45% remaja pernah menonton tayangan pornografi dan 35% di antaranya mengalami adiksi pornografi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!