Pemerintah Klaim Indeks Demokrasi Indonesia 2019 Tertinggi Dalam 11 Tahun
Selasa, 24 November 2020 - 16:42 WIB
Mahfud menuturkan, capaian IDI tersebut masih berada pada fase demokrasi prosedural, belum memasuki fase demokrasi substansial. Oleh karenanya, diperlukan proses yang panjang, dengan didukung oleh semua aspek yang menyangkut kesiapan struktur, substansi dan kultur demokrasi yang matang dan berkualitas.
Dia menjelaskan, di dalam demokrasi itu selalu dihadapkan dengan dua yang saling bertentangan. Disebutkan oleh Mahfud, demokrasi selalu betentangan dengan yang namanya integrasi.
"Indonesia misalnya itu memerlukan demokrasi, karena di wini masyarakatnya sangat majemuk, prural, begitu banyak, sehingga aspirasi harus dikontestasikan, tetapi di saat yang sama Indonesia itu menghendaki integrasi, integrasi itu keutuhan agar tidak pecah," tuturnya.
"Nah, problemnya demokrasi itu menuntut kebebasan, sedangkan integrasi itu menuntut pemaksaan agar orang tetap bersatu. Nah, kadang kala kalau orang terlalu bebas, harus dipaksa, Anda itu terlalu bebas ini mebahayakan sesuatu kesatuan," katanya.
(Baca: Mahfud MD Klaim Pelanggaran Protokol Kesehatan Pilkada Hanya 2,2%)
Dia menjelaskan, di dalam demokrasi itu selalu dihadapkan dengan dua yang saling bertentangan. Disebutkan oleh Mahfud, demokrasi selalu betentangan dengan yang namanya integrasi.
"Indonesia misalnya itu memerlukan demokrasi, karena di wini masyarakatnya sangat majemuk, prural, begitu banyak, sehingga aspirasi harus dikontestasikan, tetapi di saat yang sama Indonesia itu menghendaki integrasi, integrasi itu keutuhan agar tidak pecah," tuturnya.
"Nah, problemnya demokrasi itu menuntut kebebasan, sedangkan integrasi itu menuntut pemaksaan agar orang tetap bersatu. Nah, kadang kala kalau orang terlalu bebas, harus dipaksa, Anda itu terlalu bebas ini mebahayakan sesuatu kesatuan," katanya.
(Baca: Mahfud MD Klaim Pelanggaran Protokol Kesehatan Pilkada Hanya 2,2%)
Lihat Juga :