Panglima TNI Akui Medsos Kerap Dimanfaatkan untuk Propaganda

Sabtu, 21 November 2020 - 13:06 WIB
"Mau tidak mau, suka atau tidak suka, kita harus mengakui bahwa media sosial telah dapat dimanfaatkan sebagai media propaganda, media perang urat syaraf," kata Hadi dalam kerangan tertulisnya.

Hadi melanjutkan, dunia maya memiliki kelebihan berupa kecepatan dan jangkauan yang cepat, luas, dan lebih mudah. Bahkan disadari atau tidak dampak yang ditimbulkan di dunia maya dapat lebih masif dibandingkan dunia fisik.

Menurutnya dengan pengunaan dan jangkauan yang luas, media sosial menjadi media yang efektif untuk melakukan perang informasi ataupun perang psikologi.

"Sekarang kita mengenal hastag, trending topic. Dahulu kita menyebutnya sebagai tema propaganda," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Panglima TNI juga menyampikan bahwa dalam beberapa minggu terakhir ini dunia maya di Indonesia diramaikan dengan beberapa isu yang cukup hangat.

"Isu-isu tersebut bila kita lihat membuat masyarakat menjadi terkotak-kotak, terpolarisasi dan dibenturkan satu sama lain. Terdapat pula narasi yang membangun ketidakpercayaan kepada pemerintah dan tidak percaya kepada berbagai upaya pemerintah untuk kepentingan rakyat," terangnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!