Doni Monardo Ungkap Dampak Kerumunan terhadap Peningkatan Kasus COVID-19

Jum'at, 20 November 2020 - 18:51 WIB
Pertemuan Jamaah Tabligh di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan pada Maret 2020. FOTO/DOK.SINDOnews
JAKARTA - Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19, Doni Monardo meminta semua pihak mendapat pemahaman yang baik tentang ancaman virus corona . Pengetahuan akan bahaya COVID-19 harus terus ditingkatkan dan menjadi kesadaran setiap individu.

Hal tersebut disampaikan Doni di hadapan wartawan saat melakukan kunjungan kerja kesiapsiagaan erupsi Gunung Merapi di Boyolali, Jawa Tengah, Jumat pagi, 20 November 2020.



Doni menceritakan, pengalaman sebelumnya saat kegiatan pertemuan Jamaah Tabligh di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan pada Maret 2020. Apa dampaknya? "Akibat kegiatan itu ribuan orang terpapar COVID-19. "Baik yang berasal dari Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Selatan dan peserta dari Pulau Jawa," katanya dalam siaran pers yang diterima SINDOnews, Jumat (20/11/2020). (Baca juga: Update Corona: Positif 488.310 Orang, 410.552 Sembuh, 15.678 Meninggal )

Pada Juni 2020 saat berkunjung ke Banjarmasin, Kepala Dinas Kesehatan Kalsel menyampaikan bahwa ada 2.000 peserta asal Kalimantan Selatan yang ikut kegiatan Jamaah Tabligh di Gowa, Sulawesi Selatan. Dari 2.000 itu, baru 900 orang yang melaporkan diri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!