Jika Kerumunan di Pilkada Serentak Dibiarkan, Reuni 212 Bakal Digelar

Selasa, 17 November 2020 - 18:25 WIB
"Jika ada pembiaran kerumunan oleh pemerintah (di Pilkada Serentak 2020) maka Reuni 212 tahun 2020 akan tetap digelar di waktu yang tepat," ujar Slamet saat jumpa pers secara virtual melalui Front TV, Selasa (17/11/2020).

Sebagai gantinya, pada 2 Desember 2020, pihaknya akan mengadakan acara dialog nasional dengan menghadirkan 100 tokoh dan ulama yang dihadiri Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab sebagai narasumber dengan tetap menerapkan protokol Covid-19.

Kemudian, pada 2 Desember 2020, pihaknya mengimbau mujahid dan mujahidah 212 di seluruh Indonesia untuk menggelar istigasah dan doa bersama agar Indonesia diangkat dari wabah Covid-19.

"Pelaksanaan istigasah dilaksanakan di masjid-masjid, musala, pondok pesantren, majelis taklim, dengan wajib melaksanakan protokol covid, memakai masker, jaga jarak, dan tidak dilaksanakan di ruang terbuka seperti lapangan," tutur dia.

Sebelumnya diberitakan, Polri menegaskan tidak akan memberikan izin keramaian terkait Reuni 212 di Monas, Jakarta. Pasalnya saat ini pandemi corona belum berlalu. "Kami tidak mengizinkan. Iya tidak mengeluarkan izin keramaian," ujar Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Awi Setiyono.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!