Jokowi: Jangan Sampai Angka COVID-19 yang Sudah Bagus Rusak Gara-gara Tidak Tegas
Senin, 16 November 2020 - 17:22 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta ada ketegasan dalam penerapan protokol kesehatan COVID-19 karena kasus aktif di Indonesia sudah berada pada angka 12,82%. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) meminta ada ketegasan dalam penerapan protokol kesehatan COVID-19 . Dia mengatakan ketegasan itu diperlukan karena kasus aktif di Indonesia sudah berada pada angka 12,82%.
Dimana angka ini jauh lebih rendah daripada rata-rata kasus aktif dunia yang mencapai 27,85%. Rata-rata kesembuhan pasien COVID-19 di Indonesia juga sangat bagus, yakni mencapai 83,92% yang jauh lebih baik dibandingkan dengan angka kesembuhan dunia di angka 69,73%. (Baca juga: Minta Pelanggar Prokes Ditindak Tegas, Jokowi: Jangan Hanya Imbauan)
"Angka-angka yang bagus ini jangan sampai rusak gara-gara kita kehilangan fokus kendali karena tidak berani mengambil tindakan hukum yang tegas di lapangan," ujarnya saat membuka rapat terbatas (Ratas), Senin (16/11/2020).
Pada pembukaan ratas tersebut, dia menegaskan bahwa keselamatan rakyat di tengah pandemi COVID-19 saat ini merupakan hukum tertinggi. Dia minta penegakan disiplin terhadap protokol kesehatan sudah semestinya dilakukan dengan tegas.
Dimana angka ini jauh lebih rendah daripada rata-rata kasus aktif dunia yang mencapai 27,85%. Rata-rata kesembuhan pasien COVID-19 di Indonesia juga sangat bagus, yakni mencapai 83,92% yang jauh lebih baik dibandingkan dengan angka kesembuhan dunia di angka 69,73%. (Baca juga: Minta Pelanggar Prokes Ditindak Tegas, Jokowi: Jangan Hanya Imbauan)
"Angka-angka yang bagus ini jangan sampai rusak gara-gara kita kehilangan fokus kendali karena tidak berani mengambil tindakan hukum yang tegas di lapangan," ujarnya saat membuka rapat terbatas (Ratas), Senin (16/11/2020).
Pada pembukaan ratas tersebut, dia menegaskan bahwa keselamatan rakyat di tengah pandemi COVID-19 saat ini merupakan hukum tertinggi. Dia minta penegakan disiplin terhadap protokol kesehatan sudah semestinya dilakukan dengan tegas.
Lihat Juga :