Ini Peringkat Perkembangan Penanganan Covid-19 di Tiap Pulau
Senin, 16 November 2020 - 14:33 WIB
Pada kasus meninggal ada 4 provinsi mengalami perkembangan signifikan kearah yang kurang baik. Terdapat di Sumatera Utara dari peringkat 34 menjadi peringkat 3, Sumatera Selatan dari peringkat 29 menjadi 2, Bengkulu dari peringkat 21 menjadi 8 dan Kepulauan Riau dari peringkat 4 menjadi 31. "Apresiasi kami berikan kepada Sumatera Barat yang berhasil menurunkan peringkat kasus dari peringkat 2 turun drastis menjadi peringkat 21 pada pekan ini," tambah Wiku.
Untuk pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Kasus positif mingguan perkembangannya kearah kurang baik. DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Tengah masuk menjadi 3 besar. DKI Jakarta sempat menjadi peringkat terakhir pada 2 pekan lalu, namun tiba-tiba melonjak menjadi peringkat 3.
Jawa Barat pekan lalu peringkat 33 dan naik lagi menjadi peringkat 2 pekan ini. Sedangkan Jawa Tengah menduduki peringkat 1 pekan ini, dari peringkat 30. Namun terdapat juga provinsi dengan perkembangan signifikan kearah yang baik dan stabil baik. Yaitu Banten sempat menduduki peringkat 2 pada pekan ini berhasil turun menjadi peringkat 31. "Bali stabil berada di peringkat 20 terbawah untuk penambahan kasus positif," lanjut Wiku.
Untuk kasus sembuh, secara umum berkembang signifikan kearah yang kurang baik. DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten mengalami penurunan kasus kesembuhan. DKI Jakarta sempat menduduki peringkat 2, pekan ini menjadi provinsi dengan kesembuhan paling sedikit yaitu peringkat 34. Jawa Barat dari peringkat 4 turun menjadi peringkat 27, Banten pekan lalu peringkat 5 dan pekan ini turun menjadi peringkat 31.
Perkembangan baik terjadi di Jawa Tengah yang sempat peringkat 34 pekan ini naik menjadi peringkat 2, Bali sempat berada di peringkat 30 dan naik menjadi peringkat 9 pekan ini. Untuk kasus meninggal, cenderung mengalami perubahan kurang baik. Jawa Tengah dari peringkat 30 naik menjadi peringkat 1, Jawa Timur dari peringkat 28 menjadi peringkat 4 dan Bali dari peringkat 32 menjadi peringkat 5.
"Apresiasi untuk Jawa Barat mencatat penurunan signifikan kasus meninggal pada 25 Oktober Jawa Barat peringkat 1 dan berhasil menekan kematian menjadi peringkat 23 pekan ini. Selain itu DKI Jakarta juga berhasil menekan angka kematian sehingga berhasil menekan angka kematian paling rendah dan kedua terendah selama 3 Minggu terakhir," ujarnya.
Pada Pulau Kalimantan dan Sulawesi secara umum cukup stabil. Apresiasi pada Sulawesi Selatan yang berhasil menekan kasus positif selama 3 Minggu terakhir peringkatnya stabil berada di 20 terbawah. Namun perlu perhatian pada Kalimantan Tengah pada peringkat 6 dan Sulawesi Tengah yang mencatatkan perubahan signifikan menjadi peringkat 8.
Untuk pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Kasus positif mingguan perkembangannya kearah kurang baik. DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Tengah masuk menjadi 3 besar. DKI Jakarta sempat menjadi peringkat terakhir pada 2 pekan lalu, namun tiba-tiba melonjak menjadi peringkat 3.
Jawa Barat pekan lalu peringkat 33 dan naik lagi menjadi peringkat 2 pekan ini. Sedangkan Jawa Tengah menduduki peringkat 1 pekan ini, dari peringkat 30. Namun terdapat juga provinsi dengan perkembangan signifikan kearah yang baik dan stabil baik. Yaitu Banten sempat menduduki peringkat 2 pada pekan ini berhasil turun menjadi peringkat 31. "Bali stabil berada di peringkat 20 terbawah untuk penambahan kasus positif," lanjut Wiku.
Untuk kasus sembuh, secara umum berkembang signifikan kearah yang kurang baik. DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten mengalami penurunan kasus kesembuhan. DKI Jakarta sempat menduduki peringkat 2, pekan ini menjadi provinsi dengan kesembuhan paling sedikit yaitu peringkat 34. Jawa Barat dari peringkat 4 turun menjadi peringkat 27, Banten pekan lalu peringkat 5 dan pekan ini turun menjadi peringkat 31.
Perkembangan baik terjadi di Jawa Tengah yang sempat peringkat 34 pekan ini naik menjadi peringkat 2, Bali sempat berada di peringkat 30 dan naik menjadi peringkat 9 pekan ini. Untuk kasus meninggal, cenderung mengalami perubahan kurang baik. Jawa Tengah dari peringkat 30 naik menjadi peringkat 1, Jawa Timur dari peringkat 28 menjadi peringkat 4 dan Bali dari peringkat 32 menjadi peringkat 5.
"Apresiasi untuk Jawa Barat mencatat penurunan signifikan kasus meninggal pada 25 Oktober Jawa Barat peringkat 1 dan berhasil menekan kematian menjadi peringkat 23 pekan ini. Selain itu DKI Jakarta juga berhasil menekan angka kematian sehingga berhasil menekan angka kematian paling rendah dan kedua terendah selama 3 Minggu terakhir," ujarnya.
Pada Pulau Kalimantan dan Sulawesi secara umum cukup stabil. Apresiasi pada Sulawesi Selatan yang berhasil menekan kasus positif selama 3 Minggu terakhir peringkatnya stabil berada di 20 terbawah. Namun perlu perhatian pada Kalimantan Tengah pada peringkat 6 dan Sulawesi Tengah yang mencatatkan perubahan signifikan menjadi peringkat 8.
Lihat Juga :