Partai Ummat Tak Akan Berebut Suara di Pasar Bebas
Minggu, 15 November 2020 - 16:46 WIB
Partai Ummat meyakinkan berjalan di jalur segmented ideologis yang membedakannya dengan partai-partai lain. Foto/ist
JAKARTA - Gairah umat Islam tengah menguat dalam perpolitikan nasional. Ada ceruk pasar terbuka dari partai-partai berbasis Islam yang sudah lama berdiri dan baru.
Salah satu yang ingin memanfaatkan momentum itu adalah Partai Ummat . Loyalis Amien Rais, Nazaruddin mengatakan masalahnya, hasil pemilihan umum (pemilu) selama ini tidak mencerminkan gairah itu. Partai-partai Islam, seperti Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN) selalu berkutat di papan tengah klasemen.
Dia menerangkan salah satu tantangan yang dihadapi partai adalah sistem politik Indonesia menerapkan proporsional terbuka. “Didalam implementasinya cenderung ke money politics. Itu tantangan, kita tidak bisa tolak itu,” ujarnya saat dihubungi SINDOnews, Sabtu (14/11/2020).
(Baca: Setelah Luncurkan Logo, Ini Agenda Lanjutan Partai Ummat)
Salah satu yang ingin memanfaatkan momentum itu adalah Partai Ummat . Loyalis Amien Rais, Nazaruddin mengatakan masalahnya, hasil pemilihan umum (pemilu) selama ini tidak mencerminkan gairah itu. Partai-partai Islam, seperti Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN) selalu berkutat di papan tengah klasemen.
Dia menerangkan salah satu tantangan yang dihadapi partai adalah sistem politik Indonesia menerapkan proporsional terbuka. “Didalam implementasinya cenderung ke money politics. Itu tantangan, kita tidak bisa tolak itu,” ujarnya saat dihubungi SINDOnews, Sabtu (14/11/2020).
(Baca: Setelah Luncurkan Logo, Ini Agenda Lanjutan Partai Ummat)
Lihat Juga :