COVID-19 di Ponpes Melonjak, Pemerintah Diminta Berikan Perhatian Khusus

Jum'at, 13 November 2020 - 15:27 WIB
”Saya minta Kemenag bersama Kantor Wilayah Kemenag bersinergi dengan Satgas Penanganan COVID-19 untuk mengatasi kluster ponpes dengan melakukan sejumlah upaya-upaya penanganan, antara lain terus menyosialisasikan sekaligus mengedukasi pengurus ponpes beserta para santri tentang pentingnya menerapkan 3M (menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak) di lingkungan ponpes,” ujar Bamsoet dalam keterangan tertulis, Jumat (13/11/2020).

Dikatakan mantan Ketua DPR ini, penting juga untuk melakukan tes COVID-19 secara berkala, serta mengimbau santri tidak berkelompok dalam melakukan interaksi. ”Kemenag harus meningkatkan koordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat dan Satgas Penanganan COVID-19 dalam melakukan pengawasan dan memperoleh laporan kasus baru COVID-19 secara berkala yang terjadi di lingkungan ponpes secara terbuka,” tuturnya.

Langkah ini diperlukan sehingga pemerintah dapat segera mengambil langkah cepat dan tepat untuk menutup sementara ponpes guna memutus rantai penyebaran/penularan COVID-19 di lingkungan sekitar. Mengingat, saat ini masih banyak pesantren yang seolah menutupi kasus COVID-19 di lingkungannya. (Baca juga: 40 Santri di Pondok Pesantren Depok Terpapar Covid-19)

”Pengurus pesantren juga harus kooperatif dalam memberikan informasi kondisi kesehatan para santri ke Satgas Penanganan COVID-19, juga informasi mengenai penerapan protokol kesehatan bagi santri. Dengan begitu, kemunculan kluster pada pesantren dapat diminimalisasi,” pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!