Media Massa Harus Menjadi Penjernih di Tengah Banjir Informasi COVID-19
Rabu, 11 November 2020 - 22:00 WIB
Kemudian, kata Djaka, adalah fenomena banjir informasi. Dengan maraknya media sosial akan terjadi banjir informasi. Kecepatan informasi yang diperoleh oleh masyarakat semakin banyak.
"Bagaimana banjir informasi terjadi di masyarakat berkaitan dengan maraknya media sosial dan new media. Dan saya selalu beranggapan bahwa kecepatan itu akan mengurangi akurasi sebuah informasi. Dan ini yang harus dipahami," katanya. (Baca juga: UE Tuding China Dalang 'Gelombang Besar' Disinformasi Covid-19 )
"Dari situ kita harus meng-elaborate menjadi sebuah strategi-strategi seperti apa, kebijakan-kebijakan editorial seperti apa harus kita lakukan," kata Djaka.
"Bagaimana banjir informasi terjadi di masyarakat berkaitan dengan maraknya media sosial dan new media. Dan saya selalu beranggapan bahwa kecepatan itu akan mengurangi akurasi sebuah informasi. Dan ini yang harus dipahami," katanya. (Baca juga: UE Tuding China Dalang 'Gelombang Besar' Disinformasi Covid-19 )
"Dari situ kita harus meng-elaborate menjadi sebuah strategi-strategi seperti apa, kebijakan-kebijakan editorial seperti apa harus kita lakukan," kata Djaka.
(abd)
Lihat Juga :