BEM Muhammadiyah Sampaikan Aspirasi UU Cipta Kerja ke Istana

Kamis, 05 November 2020 - 15:58 WIB
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) se-Indonesia menyampaikan aspirasi terkait UU Cipta Kerja ke Istana. FOTO/ILUSTRASI/DOK.SINDOnews
JAKARTA - Staf Khusus Presiden RI, Aminuddin Ma'ruf menerima kedatangan perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) se-Indonesia untuk menyampaikan aspirasi terkait Undang-undang Cipta Kerja .

"Saya menerima perwakilan BEM Perguruan Tinggi Muhammadiyah se-Indonesia, ada tujuh orang, baik dari koordinator pusat maupun wilayah, yang menyampaikan masukan, kritikan kepada pemerintah terkait UU Ciptaker," kata Aminuddin di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/11/2020).



Menurut Aminuddin, pihaknya terbuka berdialog dengan mahasiswa terkait kritik dan masukkan mengenai beleid itu. Ia pun berjanji akan meneruskan aspirasi BEM PTM se-Indonesia kepada Presiden Jokowi. (Baca juga: Tolak UU Cipta Kerja, Ratusan Mahasiswa Rusak Pagar Kawat Berduri di Gedung DPRD Provinsi Jambi )

"Pada intinya kami terbuka pada masukan dan kritikan terhadap UU Ciptaker. Ikhtiar selanjutnya silakan teman-teman mahasiswa lakukan dengan sikap yang tetap menjaga idealisme, ciri khas kekritisan mahasiswa," katanya. "Nanti akan saya teruskan ke Presiden, dan mahasiswa juga punya langkah selanjutnya," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!