Terganjal AD-ART, Sandiaga-Khofifah Tak Bisa Maju Caketum PPP

Senin, 02 November 2020 - 15:29 WIB
Sandiaga Uno dan Khofifah Indar Parawansa berpotensi terpental dari pencalonan ketua umum PPP karena terganjal AD/ART. FOTO/DOK.SINDOnews
JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) bakal menggelar Muktamar IX yang digelar pada 18-21 Desember 2020 di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Salah satu agenda utama muktamar PPP adalah pemilihan ketua umum.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PPP Arsul Sani mengatakan, partainya membuka pintu kepada semua orang untuk bisa bergabung dan berkhidmat dalam PPP. Sejauh ini sudah muncul usulan nama-nama bakal calon ketua umum (caketum) partai berlambang Kabah tersebut. Selain nama Plt Ketum PPP yang juga Menteri PPN/Bappenas Suharso Monoarfa, juga ada sejumlah nama lain antara lain Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Mardiono, politikus senior PPP Ahmad Muqowam, Ketua Fraksi PPP DPR Amir Uskara.



"Kayaknya bakal unggul karena Muktamar di Makassar," kata Arsul Sani mengomentari nama Amir Uskara, anggota DPR dari Dapil Sulawesi Selatan 1 yang duduk di sampingnya saat launching Muktamar IX di Kantor DPP PPP dan disiarkan secara virtual, Senin (2/11/2020). (Baca juga: Muktamar PPP Dipanaskan Isu Private Jet Suharso Monoarfa )

Selain nama kader internal partai, ada juga nama dari eksternal seperti pengusaha yang juga politikus Partai Gerindra Sandiaga Uno, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan mantan Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!