Prinsip Tolong Menolong Jadi Tradisi PKS Tanpa Tunggu Masa Kampanye
Jum'at, 08 Mei 2020 - 18:20 WIB
Padahal, lanjut dia, para pekerja rantau tersebut tidak semuanya bekerja di sektor formal, atau menjadi karyawan dengan penghasilan tetap. “Sebagian besar adalah pekerja kasar, buruh bangunan lepas, pedagang kecil, atau buruh pabrik harian,” terang Wakil Ketua Komisi X DPR RI ini.
Dia melanjutkan tanpa adanya pandemi virus asal Wuhan, China itu pun kehidupan mereka sudah sulit. “Apalagi ditambah dengan musibah ini, banyak usaha gulung tikar, proyek berhenti, pabrik tutup, PHK besar-besaran tak terelakkan,” tuturnya.
Maka itu, dia mengajak masyarakat yang lebih beruntung rezekinya untuk turut berempati kepada sesama di tengah bencana nasional ini. “Sedangkan kami di PKS berusaha untuk tidak menghilangkan ciri khas sejak lama, yaitu paling cepat tanggap menghadapi bencana, mohon doanya agar tetap istiqomah,” pungkasnya.
Dia melanjutkan tanpa adanya pandemi virus asal Wuhan, China itu pun kehidupan mereka sudah sulit. “Apalagi ditambah dengan musibah ini, banyak usaha gulung tikar, proyek berhenti, pabrik tutup, PHK besar-besaran tak terelakkan,” tuturnya.
Maka itu, dia mengajak masyarakat yang lebih beruntung rezekinya untuk turut berempati kepada sesama di tengah bencana nasional ini. “Sedangkan kami di PKS berusaha untuk tidak menghilangkan ciri khas sejak lama, yaitu paling cepat tanggap menghadapi bencana, mohon doanya agar tetap istiqomah,” pungkasnya.
(kri)
Lihat Juga :