Menakar Peluang AHY di Pilpres 2024

Sabtu, 31 Oktober 2020 - 09:02 WIB
Kemudian, di lembaga survei Indikator Politik Indonesia yang dilakukan 24-30 September 2020 dan diumumkan pada Minggu 25 Oktober 2020, AHY juga berada di peringkat keenam dari 15 nama dengan elektabilitas 4,2 persen. Pada survei Indikator Politik Indonesia bulan Juli 2020, elektabilitas AHY sebesar 6,8 persen, kemudian 4,8 persen pada Mei 2020 dan 6,5 persen pada Februari 2020.

Sementara itu, di survei di Lembaga Survei dan Polling Indonesia (SPIN) yang dilakukan 14-21 Juni 2020, AHY di urutan ketujuh dari 12 nama bakal calon presiden dengan elektabilitas 5,9 persen. Selanjutnya, berdasarkan survei Indo Barometer yang dilakukan 9-15 Januari 2020 dan diumumkan Minggu 23 Februari 2020, AHY disebut tokoh politik dari luar pemerintahan yang populer setelah Sandiaga.

Adapun persentase pengenalan AHY di survei Indo Barometer itu mencapai 82,8 responden. Selanjutnya di lembaga survei Median yang diumumkan pada Februari 2020, AHY berada di urutan keempat dengan elektabilitas 8,3 persen.

(Baca juga: Balitbang Demokrat Sebut 29 Juta Suara Terbuang jika Ambang Batas Parlemen Dinaikkan ).

Lalu, versi survei Akurat Poll yang diumumkan pada Agustus 2020, AHY di urutan kelima dari segi popularitas dengan 72,9 persen. Sedangkan pada tingkat elektabilitas di survei Akurat Poll itu, AHY sebesar 67 persen.

Pengamat Politik dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Adi Prayitno menilai AHY jauh realistis maju di Pilpres 2024. "Dibanding nama lain yang muncul di survei, AHY jauh realistis bisa maju Pilpres 2024. Posisinya sebagai ketua umum partai mudah untuk dapat tiket pencalonan," kata Adi Prayitno kepada SINDOnews, Jumat (30/10/2020).

Adi berpendapat, Partai Demokrat butuh merangkul dua partai politik lain untuk bisa berkoalisi. "Nama lain belum tentu bisa maju karena tak kantongi tiket partai. Banyak yang elektabitasnya bagus di survei, tapi tak punya latar khusus ke partai. Kan repot," ungkapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!