TNI AD Dilibatkan dalam Proses Produksi Vaksin Covid-19

Senin, 26 Oktober 2020 - 13:41 WIB
"Sementara vaksin masih dalam proses filling. Filling itu berkaitan dengan dosis. Tidak semudah mengisi misalnya kiloan beras, tentu tidak. Karena menyangkut strerilitas. Kemudian bagaimana vaksin ini dikemas secara terukur, sehingga perlu tenik yang profesional," ungkapnya.

Sebelumnya, Pemerintah Indonesia menyebut vaksin akan disuntikkan kepada 9,1 juta warga negara Indonesia pada November dan Desember mendatang. Vaksin yang disuntikan pun dipastikan tidak memiliki efek samping.

(Baca: Sukses Melatih Tentara Brunei Darussalam, TNI AD Dapat Apresiasi)

Akan tetapi kepastian tidak adanya efek masih harus menunggu beberapa tahapan. Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto mengatakan, tahap yang paling pasti yakni selesainya uji klinis fase tiga daripada vaksin tersebut.

"Dari data yang kita miliki baik yang uji klinis fase tiga di Indonesia, efek samping yang muncul ini dapat dikatakan tidak ada. Tetapi, tetap kita membutuhkan data sharing uji klinis fase III dari seluruh dunia untuk produk vaksin ini," ujar Yuri dalam konferensi pers daring, Senin (19/10/2020).
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!