Presiden Jokowi Yakini Perekonomian Indonesia Bakal Pulih Kembali

Sabtu, 24 Oktober 2020 - 22:54 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memberikan sambutan secara virtual pada peringatan hari ulang tahun ke-56 Partai Golkar. Foto: Raka Dwi Novianto/SINDOnews
JAKARTA - Pandemi Covid-19 membawa dampak buruk yang luar biasa dan telah menciptakan efek domino, mulai dari masalah kesehatan hingga masalah sosial dan ekonomi. Seluruh lapisan masyarakat terkena dampaknya, mulai dari tingkatan rumah tangga, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) , hingga korporasi.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memberikan sambutan secara virtual pada peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-56 Partai Golkar menyebutkan, pandemi Covid-19 telah membuat kontraksi ekonomi di berbagai negara, tak terkecuali Indonesia.



"Perekonomian di berbagai negara mengalami kontraksi, bahkan resesi. Tak ada yang kebal dari pandemi, termasuk negara kita Indonesia" ungkapnya dalam video yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (24/10/2020).

Jokowi menjelaskan, sebelum pandemi, ekonomi Indonesia selalu tumbuh sekitar 5 persen. Di tahun 2019 misalnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,02 persen.

Akibat pandemi, pertumbuhan ekonomi Indonesia melambat menjadi 2,97 persen di triwulan pertama, dan minus 5,32 persen di triwulan kedua tahun 2020. (Baca juga: Ketum Golkar Airlangga Ajak Kader Kawal Kepemimpinan Presiden Jokowi )

"Tetapi dibandingkan dengan negara-negara lain, kontraksi ekonomi Indonesia relatif lebih landai dan saya meyakini insyaallah mampu untuk segera recovery, mampu melakukan pemulihan," imbuhnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!