Pulang ke Tanah Air, Pekerja Migran Terindikasi Covid-19 Langsung Dikarantina
Rabu, 15 April 2020 - 19:52 WIB
Simulasi penanganan pasien Covid-19. Foto/Dok SINDOnews
JAKARTA - Pandemi Covid-19 membuat banyak Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang pulang ke Tanah Air. Mereka yang terindikasi positif Covid-19 langsung dikarantina.
Data Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) mencatat ada sebanyak 100.094 PMI yang pulang ke Tanah Air dalam tiga bulan terakhir. Menurut Sekretaris Utama BP2MI Tatang Budie Utama Razak, PMI yang pulang berasal dari 83 negara. Negara-negara tempat PMI bekerja, antara lain, Malaysia, Singapura, Hongkong, Taiwan, Korea Selatan, Arab Saudi, Yordania, Inggris, Spanyol, Italia, dan Amerika Serikat.
"Kepulangan para PMI yang tidak biasanya tersebut sebagai dampak dari merebaknya pandemi Covid-19 di banyak negara. Ini mengakibatkan resesi ekonomi dan banyaknya perusahaan yang tidak beroperasi sehingga diberhentikannya para pekerja asing di negara-negara tersebut, termasuk PMI," tuturnya dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Rabu (15/4/2020).
Kepulangan PMI sebanyak 33.434 tercatat di sistem komputerisasi tenaga kerja luar negeri (Siskotkln) dan sistem informasi manajemen keimigrasian (Simkim). BP2MI juga mendapatkan data dari sistem pelayanan kepulangan daring sebanyak 5.058 PMI.
Data Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) mencatat ada sebanyak 100.094 PMI yang pulang ke Tanah Air dalam tiga bulan terakhir. Menurut Sekretaris Utama BP2MI Tatang Budie Utama Razak, PMI yang pulang berasal dari 83 negara. Negara-negara tempat PMI bekerja, antara lain, Malaysia, Singapura, Hongkong, Taiwan, Korea Selatan, Arab Saudi, Yordania, Inggris, Spanyol, Italia, dan Amerika Serikat.
"Kepulangan para PMI yang tidak biasanya tersebut sebagai dampak dari merebaknya pandemi Covid-19 di banyak negara. Ini mengakibatkan resesi ekonomi dan banyaknya perusahaan yang tidak beroperasi sehingga diberhentikannya para pekerja asing di negara-negara tersebut, termasuk PMI," tuturnya dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Rabu (15/4/2020).
Kepulangan PMI sebanyak 33.434 tercatat di sistem komputerisasi tenaga kerja luar negeri (Siskotkln) dan sistem informasi manajemen keimigrasian (Simkim). BP2MI juga mendapatkan data dari sistem pelayanan kepulangan daring sebanyak 5.058 PMI.
Lihat Juga :