Khawatir Agresivitas China, Amerika Serikat Dekati Indonesia

Jum'at, 23 Oktober 2020 - 12:39 WIB
Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto bertemu dengan Menteri Pertahanan AS, Mark T. Esper di Pentagon, Washington DC, Amerika Serikat, 16 Oktober 2020. FOTO/DOK.KEMENHAN
JAKARTA - Setelah Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto mengunjungi Amerika Serikat, dalam waktu rencana Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Michael Pompeo akan datang ke Indonesia.

Hal itu menjadi pertanyaan mengapa para pejabat AS intens berhubungan dengan para mitranya di Indonesia di masa pandemi Covid-19 ini dan mendekatnya pelaksanaan Pemilihan Presiden di AS.



Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia (UI), Hikmahanto Juwana menuturkan kemungkinan besar ini terkait dengan kekhawatiran AS terhadap Indonesia yang dianggap terlalu dekat dengan China.

“Belakangan ini China sangat agresif di Laut China Selatan. Bahkan dengan kekuatan ekonominya dan penemuan vaksin telah mengembangkan pengaruh di negara-negara kawasan,” kata Hikmahanto dalam keterangan resminya, Kamis (22/10/2020).(Baca juga: Diterima Amerika Serikat, Prabowo Diyakini Bisa Jadi Presiden 2024 )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!