Satgas Covid Ungkap Kecemasan Jokowi Jelang Libur Panjang
Kamis, 22 Oktober 2020 - 04:20 WIB
Peningkatan kasus Covid-19 pada saat periode libur panjang lalu juga menambah angka kematian para dokter. “Kami mencatat, mohon maaf angka kematian dokter pada periode akhir Juli dan Agustus serta September itu termasuk yang tertinggi selama 7 bulan terakhir. Jadi artinya apa? Ketika kasus-kasus positif itu meningkat pasien di rumah sakit bertambah maka secara paralel data yang kami terima, angka kematian dokter pun bertambah,” tuturnya.
Oleh karena itu, kata Doni, libur panjang kali ini jangan sampai menimbulkan masalah baru. “Bapak Presiden wanti-wanti benar, mengingatkan, beliau sangat kuatir apabila libur panjang ini tidak disiapkan dengan baik, maka kasus penambahan positif Covid itu kemungkinan besar ya, kemungkinan besar pasti akan meningkat,” ujarnya.
Sekali lagi, sambung Doni, semua dituntut untuk mematuhi protokol kesehatan selama liburan. Menggunakan masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan juga tentunya harus selalu sering mencuci tangan. “Serta juga jangan lupa untuk tetap berdoa untuk memohon kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala, Tuhan yang maha kuasa agar kita senantiasa diberikan perlindungan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa,” katanya.(Baca juga: Hadapi Liburan Panjang 28 Oktober, TMII Tingkatkan Protokol Kesehatan )
Termasuk juga, tambah Doni senantiasa meningkatkan imunitas tubuh untuk tetap olahraga teratur, istirahat yang cukup, makanan yang bergizi, tidak boleh panik, harus gembira dan juga minum vitamin. “Itu hal-hal yang harus kita siapkan. Karena tanpa ada suatu kerja sama pemerintah pusat, pemerintah daerah ini kita akan kesulitan ya,” tuturnya.
Oleh karena itu, kata Doni, libur panjang kali ini jangan sampai menimbulkan masalah baru. “Bapak Presiden wanti-wanti benar, mengingatkan, beliau sangat kuatir apabila libur panjang ini tidak disiapkan dengan baik, maka kasus penambahan positif Covid itu kemungkinan besar ya, kemungkinan besar pasti akan meningkat,” ujarnya.
Sekali lagi, sambung Doni, semua dituntut untuk mematuhi protokol kesehatan selama liburan. Menggunakan masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan juga tentunya harus selalu sering mencuci tangan. “Serta juga jangan lupa untuk tetap berdoa untuk memohon kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala, Tuhan yang maha kuasa agar kita senantiasa diberikan perlindungan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa,” katanya.(Baca juga: Hadapi Liburan Panjang 28 Oktober, TMII Tingkatkan Protokol Kesehatan )
Termasuk juga, tambah Doni senantiasa meningkatkan imunitas tubuh untuk tetap olahraga teratur, istirahat yang cukup, makanan yang bergizi, tidak boleh panik, harus gembira dan juga minum vitamin. “Itu hal-hal yang harus kita siapkan. Karena tanpa ada suatu kerja sama pemerintah pusat, pemerintah daerah ini kita akan kesulitan ya,” tuturnya.
(dam)
Lihat Juga :