Pernyataan Menkominfo soal Hoaks Dinilai Tidak Demokratis

Minggu, 18 Oktober 2020 - 17:25 WIB
Menurut Direktur Eksekutif EmrusCorner ini, pernyataan tersebut sangat tidak sejalan dengan prinsip-prinsip demokrasi. Salah satu di antaranya adalah bahwa pemerintah senantiasa bersama-sama dengan rakyat, berdialog dan berdialektika. Ada kesetaraan menuju suasana komunikasi yang saling memahami satu dengan lain.

Dia mengatakan, hal ini terjadi salah satunya karena Menkominfo tidak sebagai komunikolog tulen. "Lain halnya jika Menteri Komunikasi dari seorang komunikolog tulen. Sebab, seorang komunikolog tulen selalu mengedepankan dialog dan manajemen komunikasi kesetaraan karena menguasai dan paham betul konsep dan teori komunikasi serta suasana sosial politik dalam berdialektika di ruang publik," urainya.(Baca juga: Mayoritas Kampanye Tatap Muka, KPU-Bawaslu Harus Awasi Protokol Kesehatan )

Karena itu, menurut dia, jabatan menteri, selain mempertimbangkan aspek politik juga mutlak harus memiliki kompetensi keilmuan sesuai dengan bidang kerja kementerian.

"Artinya, Menkominfo selayaknya komunikolog tulen yang keilmuannya linear," ujarnya.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!