Bawaslu Ungkap Pelanggaran Protokol Kesehatan Pilkada Meningkat Dua Kali Lipat
Minggu, 18 Oktober 2020 - 09:44 WIB
Anggota Bawaslu, Mochammad Afifuddin mengatakan peningkatan itu terjadi seiring bertambahnya jumlah kampanye tatap muka atau pertemuan terbatas. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Badan Pengawas Pemilihan Umum ( Bawaslu ) mengungkapkan pelanggaran protokol kesehatan (prokes) COVID-19 pada 10 hari kedua tahapan kampanye pemilihan kepala daerah ( Pilkada) 2020 meningkat dua kali lipat.
Anggota Bawaslu, Mochammad Afifuddin mengatakan peningkatan itu terjadi seiring bertambahnya jumlah kampanye tatap muka atau pertemuan terbatas. Temuan Bawaslu pada 6-15 Oktober ada sebanyak 375 kasus. (Baca juga: 20 Hari Kampanye Pilkada, Bawaslu Temukan 375 Pelanggaran Protokol Kesehatan)
“Angka tersebut bertambah 138 dibandingkan pada 10 hari pertama kampanye, yakni pada 26 September hingga 5 Oktober (2020) lalu. (Saat itu) Jumlah pelanggaran prokes 237 kasus,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Minggu (18/10/2020).
Dia menjelaskan pihaknya telah menerbitkan peringatan tertulis untuk pasangan calon (paslon) dan tim kampanye. Bahkan, Bawaslu melakukan pembubaran terhadap kampanye tatap muka yang dihadiri lebih dari 50 orang.
Anggota Bawaslu, Mochammad Afifuddin mengatakan peningkatan itu terjadi seiring bertambahnya jumlah kampanye tatap muka atau pertemuan terbatas. Temuan Bawaslu pada 6-15 Oktober ada sebanyak 375 kasus. (Baca juga: 20 Hari Kampanye Pilkada, Bawaslu Temukan 375 Pelanggaran Protokol Kesehatan)
“Angka tersebut bertambah 138 dibandingkan pada 10 hari pertama kampanye, yakni pada 26 September hingga 5 Oktober (2020) lalu. (Saat itu) Jumlah pelanggaran prokes 237 kasus,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Minggu (18/10/2020).
Dia menjelaskan pihaknya telah menerbitkan peringatan tertulis untuk pasangan calon (paslon) dan tim kampanye. Bahkan, Bawaslu melakukan pembubaran terhadap kampanye tatap muka yang dihadiri lebih dari 50 orang.
Lihat Juga :