Total Tagihan Klaim Perawatan Pasien Covid-19 Rp12 Triliun, Sudah Dibayar Rp7,1 Triliun
Jum'at, 16 Oktober 2020 - 16:22 WIB
Simulasi penanganan pasien corona (Covid-19). Foto/Dok SINDOnews
JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyiapkan anggaran sebesar Rp21 triliun untuk pembiayaan pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit-rumah sakit rujukan Covid-19 di seluruh Indonesia.
"Jadi memang total klaim pembayaran yang disiapkan pemerintah untuk pembayaran klaim ini 21 triliun. Ini uang yang disiapkan pemerintah untuk pembayaran klaim," ungkap Plt. Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes Abdul Kadir dalam 'Temu Media Pelayanan Kesehatan COVID-19 di Fasilitas Pelayanan Kesehatan' secara virtual, Jumat (16/10/2020).
Kadir menjelaskan, dana tersebut berasal dari Daftar Isian Pelaksana Anggaran (DIPA) Kemenkes sekitar Rp6,2 triliun dan Dana Siap Pakai yang dikelola oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebesar Rp950 miliar. "Kemudian, sampai sekarang ini yang sudah terealisasi adalah sekitar 6,2 triliun, ini berasal dari DIPA Kemenkes. Kemudian ada 950 miliar yang berasal dari dana DSP BNPB," jelas Kadir.
( Baca juga: 1.900 Rumah Sakit Ajukan Klaim Pembayaran Penanganan Pasien Covid-19 ).
"Jadi memang total klaim pembayaran yang disiapkan pemerintah untuk pembayaran klaim ini 21 triliun. Ini uang yang disiapkan pemerintah untuk pembayaran klaim," ungkap Plt. Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes Abdul Kadir dalam 'Temu Media Pelayanan Kesehatan COVID-19 di Fasilitas Pelayanan Kesehatan' secara virtual, Jumat (16/10/2020).
Kadir menjelaskan, dana tersebut berasal dari Daftar Isian Pelaksana Anggaran (DIPA) Kemenkes sekitar Rp6,2 triliun dan Dana Siap Pakai yang dikelola oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebesar Rp950 miliar. "Kemudian, sampai sekarang ini yang sudah terealisasi adalah sekitar 6,2 triliun, ini berasal dari DIPA Kemenkes. Kemudian ada 950 miliar yang berasal dari dana DSP BNPB," jelas Kadir.
( Baca juga: 1.900 Rumah Sakit Ajukan Klaim Pembayaran Penanganan Pasien Covid-19 ).
Lihat Juga :