Sejak Merdeka, Belum Pernah Ada UU Diprotes Semasif Cipta Kerja
Jum'at, 16 Oktober 2020 - 07:51 WIB
Dia mengungkapkan masyarakat saat ini lebih menginginkan pemerintah mengendalikan penyebaran virus Sars Cov-II. Masyarakat ingin kembali melakukan berbagai aktivitas, terutama ekonomi, yang terganggu oleh pandemi Covid-19.
Sayangnya, ekspektasi itu hingga detik ini belum terpenuhi. Sekarang, masyarakat malah dihadirkan kegelisahan baru, yakni UU Cipta Kerja. Fahira menyatakan para pengambil kebijakan seharusnya menahan diri untuk tidak menambah kegelisahan masyarakat.
(Baca: Habib Rizieq Mau Pulang, Pengamat: Khomeini Pimpin Revolusi Iran dari Prancis)
Masyarakat butuh ketenangan agar bisa fokus membantu negara mengendalikan Covid-19. Mereka, katanya, butuh fokus agar mampu bertahan di tengah himpitan ekonomi akibat pandemi Covid-19.
“Makanya sejak awal, saya meminta Pemerintah dan DPR menunda dulu pembahasan UU ini sampai pandemi bisa dikendalikan. Kalau situasi pandemi sudah terkendali, formulasikan ulang kembali UU ini dengan melibatkan sebanyak mungkin partisipasi publik,” pungkasnya.
Sayangnya, ekspektasi itu hingga detik ini belum terpenuhi. Sekarang, masyarakat malah dihadirkan kegelisahan baru, yakni UU Cipta Kerja. Fahira menyatakan para pengambil kebijakan seharusnya menahan diri untuk tidak menambah kegelisahan masyarakat.
(Baca: Habib Rizieq Mau Pulang, Pengamat: Khomeini Pimpin Revolusi Iran dari Prancis)
Masyarakat butuh ketenangan agar bisa fokus membantu negara mengendalikan Covid-19. Mereka, katanya, butuh fokus agar mampu bertahan di tengah himpitan ekonomi akibat pandemi Covid-19.
“Makanya sejak awal, saya meminta Pemerintah dan DPR menunda dulu pembahasan UU ini sampai pandemi bisa dikendalikan. Kalau situasi pandemi sudah terkendali, formulasikan ulang kembali UU ini dengan melibatkan sebanyak mungkin partisipasi publik,” pungkasnya.
(muh)
Lihat Juga :