Epidemiolog UI Memprediksi Vaksinasi Baru Selesai Akhir 2021
Selasa, 13 Oktober 2020 - 11:41 WIB
Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) itu menerangkan semua yang memproduksi vaksin harus menyebarkannya ke negara lain. “Wajar kalau Indonesia membelinya,” ucapnya.
Isu utama dalam proses pembuatan dan penggunaan vaksin ini adalah keamanan dan efektivitasnya. Tri Yunis mengungkapkan sebuah vaksin akan dilihat efikasinya atau kemampuan melindungi tubuh seseorang.
Pandemi Covid-19 ini nyaris menghentikan seluruh aktivitas manusia di muka bumi. Para produsen dan ilmuan di dunia pun berlomba-lomba untuk menemukan vaksin untuk menghentikan penyebaran virus Corona.
Dalam keadaan normal, proses penelitian sebuah vaksin bisa membutuhkan 5 tahun. Untuk pandemi Covid-19, WHO pernah mengungkapkan membutuhkan waktu 18 bulan untuk membuat vaksin.
(Baca: Tersedia November 2020, Ini Tiga Produsen Pemasok Vaksin COVID-19 ke Indonesia)
Isu utama dalam proses pembuatan dan penggunaan vaksin ini adalah keamanan dan efektivitasnya. Tri Yunis mengungkapkan sebuah vaksin akan dilihat efikasinya atau kemampuan melindungi tubuh seseorang.
Pandemi Covid-19 ini nyaris menghentikan seluruh aktivitas manusia di muka bumi. Para produsen dan ilmuan di dunia pun berlomba-lomba untuk menemukan vaksin untuk menghentikan penyebaran virus Corona.
Dalam keadaan normal, proses penelitian sebuah vaksin bisa membutuhkan 5 tahun. Untuk pandemi Covid-19, WHO pernah mengungkapkan membutuhkan waktu 18 bulan untuk membuat vaksin.
(Baca: Tersedia November 2020, Ini Tiga Produsen Pemasok Vaksin COVID-19 ke Indonesia)
Lihat Juga :