Muhammadiyah Tegaskan Tak Ikut Aksi Tolak UU Cipta Kerja

Senin, 12 Oktober 2020 - 12:49 WIB
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Muti. Foto/Istimewa
JAKARTA - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menegaskan rencana aksi demonstrasi oleh sejumlah organisasi Islam untuk menolak Undang-Undang Cipta Kerja dengan mengepung Istana Negara, Selasa (13/10/2020) besok, tidak ada kaitannya dengan Muhammadiyah.

Bahkan, PP Muhammadiyah memastikan tidak akan mengikuti aksi tersebut. "Muhammadiyah tidak ada hubungan dan tidak akan ikut dalam aksi yang akan dilaksanakan oleh sejumlah organisasi Islam pada Selasa (13 Oktober 2020). Muhammadiyah lebih fokus pada penananganan Covid-19 dan dampaknya terhadap pendidikan, ekonomi, dan kesehatan masyarakat," tutur Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti, Senin (12/10/2020).



Dalam situasi sekarang, kata Mu'ti, sebaiknya semua pihak bisa menahan diri untuk tidak melakukan kegiatan yang melibatkan massa dalam jumlah besar, termasuk aksi demonstrasi.

"Aksi demonstrasi lebih banyak madlarat-nya (keburukannya) daripada manfaatnya. Dalam Islam diajarkan agar meninggalkan perbuatan yang lebih banyak mengandung madlarat dibandingkan manfaat," urainya.(Baca juga: Punya Kapasitas, Hanafi Rais Dinilai Layak Jadi Penerus Amien Rais )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!