UT dan AAOU Respons Pandemi Covid-19
Sabtu, 10 Oktober 2020 - 06:46 WIB
Mr. Lin Yu selaku narasumber pertama menyampaikan bahwa Open University of China adalah universitas pertama yang menjalankan pendidikan jarak jauh di China. Open University of China telah memiliki 45 cabang di setiap provinsi. Dalam melakukan proses belajar mengajar, Open University of China juga memiliki standar tersendiri untuk menentukan kelulusannya.
Mahasiswa Open University of China diwajibkan memiliki bahan ajar cetak yang dapat mendukung proses belajar mengajar. Open University of China juga memiliki sistem monitoring yang melingkupi tiga aspek yaitu kualitas, inspeksi proses pembelajaran online dan offline, serta pembuatan laporan tahunan kualitas.
Narasumber kedua yaitu Prof S A Ariadurai, fokus pada penjaminan kualitas dan akreditasi yang dilaksanakan di Open University of Sri Lanka. Dalam menghadapi Covid-19, pendidikan di Sri Lanka memanfaatkan channel TV lokal untuk menyiarkan program pendidikan, penggunaan Microsoft Teams untuk PJJ, memberikan akses gratis pada platform LEARN, serta mengintegrasikan pendidikan konvensional ke pendidikan daring.
Menurut Ariadurai, penjaminan kualitas pendidikan tetap harus dijalankan walaupun dalam masa pandemi Covid-19. Pendidikan menanamkan nilai pada lapisan masyarakat, maka penjaminan kualitas harus disampaikan secara baik dan merata.
Mahasiswa Open University of China diwajibkan memiliki bahan ajar cetak yang dapat mendukung proses belajar mengajar. Open University of China juga memiliki sistem monitoring yang melingkupi tiga aspek yaitu kualitas, inspeksi proses pembelajaran online dan offline, serta pembuatan laporan tahunan kualitas.
Narasumber kedua yaitu Prof S A Ariadurai, fokus pada penjaminan kualitas dan akreditasi yang dilaksanakan di Open University of Sri Lanka. Dalam menghadapi Covid-19, pendidikan di Sri Lanka memanfaatkan channel TV lokal untuk menyiarkan program pendidikan, penggunaan Microsoft Teams untuk PJJ, memberikan akses gratis pada platform LEARN, serta mengintegrasikan pendidikan konvensional ke pendidikan daring.
Menurut Ariadurai, penjaminan kualitas pendidikan tetap harus dijalankan walaupun dalam masa pandemi Covid-19. Pendidikan menanamkan nilai pada lapisan masyarakat, maka penjaminan kualitas harus disampaikan secara baik dan merata.
(alf)
Lihat Juga :