Tarif Mahal Jadi Pemicu Utama Masyarakat Enggan Tes Swab

Kamis, 08 Oktober 2020 - 10:01 WIB
Besaran tarif ini menentukan kecepatan hasil pemeriksaan yang bisa diperoleh pasien. Semakin mahal tarif maka semakin cepat hasil pemeriksaaan bisa diketahui. (Baca juga: Batas Atas Tarif Swab Rp900 Ribu Harus Diatur dengan Permenkes )

Litbang SINDO Media menyelenggarakan survei untuk mengetahui respons masyarakat terkait tarif tes swab yang angkanya mencapai jutaan tersebut. Hasilnya, dari survei yang dilakukan pada 1-7 Oktober 2020, 100% responden mengatakan, tarif tes swab yang berada dikisaran angka Rp1,5 juta-Rp3,5 juta dianggap masih sangat tinggi.

Mahalnya tes swab ini pada akhirnya membuat masyarakat dihadapkan pada situasi yang serba menyulitkan. Seperti yang diungkapkan Dimas, salah satu responden yang berdomisili di Jakarta.

Dimas mengatakan, saat ini jumlah kasus Covid-19 di Indonesia belum membaik. Sementara, untuk mendeteksi keterjangkitan virus Covid-19 ini diperlukan tes swab. Tapi persoalannya, tarif yang diberlakukan masih cukup tinggi sementara kondisi ekonomi saat ini juga tidak memungkinkan warga untuk mengeluarkan uang sebesar itu.

“Harga tes swab perlu diturunkan, agar dapat menjangkau masyarakat. Terlebih banyak masyarakat kelas bawah yang membutuhkannya,” ujar Dimas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!