Wawancara Kursi Kosong Menkes Terawan, Relawan Jokowi Laporkan Najwa Shihab

Selasa, 06 Oktober 2020 - 15:23 WIB
"Pada akhirnya kami memutuskan membuat laporan pada polisi dan tadi kami diterima oleh SPKT dan kami akan segera menuju ke Cyber Krimsus karena ini urusannya dengan UU ITE dan menteri yang notabene adalah pejabat negara," katanya.

Dalam laporan tersebut, Najwa dianggap telah melakukan cyber bullying lantaran tidak dihadiri narasumber dalam hal ini Menteri Kesehatan Terawan sehingga hal dinilai sebagai parodi. Menurut Silvia, parodi terhadap pejabat negara tidak boleh dilakukan.

"Cyber bullying karena narasumber tidak hadir kemudian diwawancarai dan dijadikan parodi dan parodi itu suatu tindakan yang tidak boleh dilakukan kepada pejabat negara khususnya menteri karena beliau adalah representasi dari Presiden Joko Widodo," katanya. (Baca juga: Petisi Copot Menkes Terawan Bergulir, 1.417 Netizen Nyatakan Setuju )

Silvia juga mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan dewan pers untuk mempelajari persoalan tersebut. "Saya minta arahan kepada Dewan Pers, karena ini menyangkut jurnalistik dan wartawannya sendiri, dan Dewan Pers membuka peluang kami untuk datang dan berdiskusi," katanya.pun perihal alat bukti pihaknya akan menyiapkan video YouTube tayangan wawancara tersebut.

"Masih video dari YouTube, otomatis, tapi ada beberapa hal yang mungkin bisa menjadi bahan pertimbangan di dalam sana nanti, setelah laporan ke cyber saya akan umumkan," tandasnya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!