Arief Poyuono Kembali Serang Anies Baswedan
Rabu, 30 September 2020 - 13:31 WIB
Menurut Arief, Jokowi menegaskan ketidaksetujuannya ihwal penerapan PSBB ketat di tingkat kota/kabupaten, apalagi provinsi. "Sudah cukup bukti dengan adanya PSBB ketat di DKI Jakarta telah menyebabkan PHK besar-besaran pada pekerja di Jakarta dan berdampak PHK juga di sektor-sektor usaha penyokong di luar Jakarta terhadap usaha di Jakarta seperti usaha bahan baku makanan dan minuman untuk usaha kuliner di Jakarta," katanya.
Belum lagi usaha restoran dan mal yang sudah mulai mengeluh dengan sepinya usaha mereka. "Bagi kawan-kawan serikat buruh, perlu tahu bahwa kebijakan Anies Baswedan telah menyebabkan dampak PHK besar-besaran dan diimbau agar melakukan aksi-aksi penolakan PSBB ketat yang dilakukan oleh Gubenur DKI Jakarta," pungkasnya.
(Baca juga: Jokowi Sebut Mini Lockdown yang Berulang Lebih Efektif Cegah Covid-19 ).
Sebelumnya, pekan lalu Arief juga mengkritik Anies Baswedan. Menurutnya, keteledoran Gubernur Jakarta Anies Baswedan yang melakukan pembiaran dan terkesan menyepelekan penyebaran Covid-19 saat memasuki new normal di Jakarta, menjadi penyebab meningkat jumlah masyarakat yang terdampak Covid-19.
Menurut Arief, keteledoran Pemprov DKI Jakarta salah satunya adalah segera mengizinkan car free day, tidak melakukan kontrol penerapan protokol kesehatan yang ketat dengan melibatkan aparat keamanan terhadap masyarakat yang melakukan aktivitas di sejumlah resto, pusat perbelanjaan, serta mengizinkan aksi aksi demo di Jakarta yang sudah tidak mengindahkan protokol kesehatan.(Baca juga: Bentuk Lembaga Baru, Arief Poyuono Langsung Kritik Anies Baswedan ).
Belum lagi usaha restoran dan mal yang sudah mulai mengeluh dengan sepinya usaha mereka. "Bagi kawan-kawan serikat buruh, perlu tahu bahwa kebijakan Anies Baswedan telah menyebabkan dampak PHK besar-besaran dan diimbau agar melakukan aksi-aksi penolakan PSBB ketat yang dilakukan oleh Gubenur DKI Jakarta," pungkasnya.
(Baca juga: Jokowi Sebut Mini Lockdown yang Berulang Lebih Efektif Cegah Covid-19 ).
Sebelumnya, pekan lalu Arief juga mengkritik Anies Baswedan. Menurutnya, keteledoran Gubernur Jakarta Anies Baswedan yang melakukan pembiaran dan terkesan menyepelekan penyebaran Covid-19 saat memasuki new normal di Jakarta, menjadi penyebab meningkat jumlah masyarakat yang terdampak Covid-19.
Menurut Arief, keteledoran Pemprov DKI Jakarta salah satunya adalah segera mengizinkan car free day, tidak melakukan kontrol penerapan protokol kesehatan yang ketat dengan melibatkan aparat keamanan terhadap masyarakat yang melakukan aktivitas di sejumlah resto, pusat perbelanjaan, serta mengizinkan aksi aksi demo di Jakarta yang sudah tidak mengindahkan protokol kesehatan.(Baca juga: Bentuk Lembaga Baru, Arief Poyuono Langsung Kritik Anies Baswedan ).
(zik)
Lihat Juga :