Obesitas Lebih Berisiko Terpapar COVID-19 Setelah Hipertensi
Selasa, 29 September 2020 - 16:40 WIB
Gaga menjelaskan kenapa orang dengan obesitas lebih berisiko terpapar COVID-19. “Karena apa? Pertama dia memiliki lemak yang lebih besar permukaannya sehingga reseptor untuk menempelnya virus itu, menempelnya virus COVID-19 itu menjadi lebih banyak, lebih luas. Sehingga orang yang obesitas lebih mudah terpapar COVID-19,” paparnya.
“Yang kedua orang obesitas itu lemak ada dimana-mana, jantungnya lebih banyak lemak di kiri-kanan depan-belakang, begitu juga di perutnya. Sehingga ketika terinfeksi COVID-19 dan kemudian dia sulit bernafas, kesulitan bernafasnya semakin bertambah karena jantungnya tertekan oleh lemak,” imbuh Gaga. (Baca juga: Fermentasi Buah dan Sayur Bisa Jadi Alternatif Cegah Obesitas)
Dan yang ketiga, orang dengan obesitas akan mengalami kelainan imunitas yang mengakibatkan dia lebih mudah terkena COVID-19. “Dan lebih mudah terkena COVID-19 setelah mengalami pergerakan karena obesitasnya tersebut,” kata Gaga.
“Yang kedua orang obesitas itu lemak ada dimana-mana, jantungnya lebih banyak lemak di kiri-kanan depan-belakang, begitu juga di perutnya. Sehingga ketika terinfeksi COVID-19 dan kemudian dia sulit bernafas, kesulitan bernafasnya semakin bertambah karena jantungnya tertekan oleh lemak,” imbuh Gaga. (Baca juga: Fermentasi Buah dan Sayur Bisa Jadi Alternatif Cegah Obesitas)
Dan yang ketiga, orang dengan obesitas akan mengalami kelainan imunitas yang mengakibatkan dia lebih mudah terkena COVID-19. “Dan lebih mudah terkena COVID-19 setelah mengalami pergerakan karena obesitasnya tersebut,” kata Gaga.
(kri)
Lihat Juga :