Teknologi Informasi dan Akselerasi Reformasi Birokrasi di Masa Pandemi
Selasa, 29 September 2020 - 07:21 WIB
Dwiyanto Indiahono
Dwiyanto Indiahono
Dosen Kebijakan Publik FISIP Universitas Jenderal Soedirman, Pendiri dan Pegiat Indonesia for Bureaucratic Reform [INBRIEF]
"Birokrasi ke depan adalah komunitas pegawai cerdas yang ramah dengan teknologi informasi, yang terbuka, egaliter, mudah menerima perubahan, dan suka dengan hal yang cepat. Karakter ini berharga untuk mendukung akselerasi reformasi birokrasi."
PENELITIAN Kashyap & Raghuvanshi (2020) menunjukkan ada enam kunci penentu keberhasilan pemerintah dalam mengendalikan pandemi Covid-19 dengan pendekatan ekonomi, yaitu komunikasi yang efektif, social distancing,mengadopsi teknologi baru, memodifikasi aturan dan regulasi di tempat kerja, menutup batas wilayah, serta kepemimpinan yang kuat dan kendali pemerintah. Pemerintah dan birokrasi memiliki kesempatan besar untuk melakukan percepatan reformasi birokrasi dengan menjadikan momentum pandemi ini sebagai titik awal.
Dosen Kebijakan Publik FISIP Universitas Jenderal Soedirman, Pendiri dan Pegiat Indonesia for Bureaucratic Reform [INBRIEF]
"Birokrasi ke depan adalah komunitas pegawai cerdas yang ramah dengan teknologi informasi, yang terbuka, egaliter, mudah menerima perubahan, dan suka dengan hal yang cepat. Karakter ini berharga untuk mendukung akselerasi reformasi birokrasi."
PENELITIAN Kashyap & Raghuvanshi (2020) menunjukkan ada enam kunci penentu keberhasilan pemerintah dalam mengendalikan pandemi Covid-19 dengan pendekatan ekonomi, yaitu komunikasi yang efektif, social distancing,mengadopsi teknologi baru, memodifikasi aturan dan regulasi di tempat kerja, menutup batas wilayah, serta kepemimpinan yang kuat dan kendali pemerintah. Pemerintah dan birokrasi memiliki kesempatan besar untuk melakukan percepatan reformasi birokrasi dengan menjadikan momentum pandemi ini sebagai titik awal.
Lihat Juga :