Antisipasi El Nino Godzilla, Perlu Langkah Cepat Cegah Karhutla dengan Kampanye Masif

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:36 WIB
Ia menegaskan anggapan bahwa pembakaran lahan dalam skala kecil aman merupakan persepsi yang keliru, terutama saat musim kemarau ekstrem. Dalam kondisi suhu tinggi, kelembapan rendah, dan angin kencang, bara api dapat terbawa angin hingga ratusan meter dan memicu kebakaran yang jauh lebih besar, termasuk menjalar ke kawasan gambut yang sangat sulit dipadamkan.

Kelima, pemerintah perlu menggelar kampanye publik secara masif mengenai bahaya karhutla. Edukasi tidak cukup hanya berupa larangan, tetapi harus menjelaskan dampak nyata terhadap kesehatan, ekonomi masyarakat, serta mendorong penggunaan metode pembukaan lahan tanpa bakar. Pelibatan tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, dan kelompok Masyarakat Peduli Api dinilai penting agar upaya pencegahan lebih efektif. Baca juga: Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau

Selain pemerintah, Sudarsono juga menekankan tanggung jawab perusahaan pemegang konsesi kehutanan dan perkebunan untuk meningkatkan kesiapsiagaan sebelum musim kemarau. Langkah yang harus dilakukan antara lain menjaga tata air di lahan gambut, membangun sekat bakar, menyiapkan regu pemadam internal, memanfaatkan drone dan pemantauan hotspot, serta memastikan respons awal dilakukan dalam waktu secepat mungkin ketika titik api terdeteksi.

Menurutnya, keberhasilan mencegah karhutla tidak hanya bergantung pada kecanggihan teknologi, tetapi juga pada kecepatan respons, koordinasi antarlembaga, dan partisipasi masyarakat. "Apabila langkah-langkah tersebut dapat dijalankan secara konsisten dalam beberapa bulan ke depan, Indonesia memiliki peluang besar untuk menghindari terulangnya bencana kebakaran hutan dan lahan berskala besar seperti yang terjadi pada 1997 dan 2015," tandasnya.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!