Penipuan Kursus Bahasa Arab dengan Bonus Umrah Dilaporkan ke Bareskrim, Korban Rugi Ratusan Juta

Jum'at, 24 Juli 2026 - 18:59 WIB
Dimas mengungkapkan besaran biaya pelatihan yang ditawarkan mulai dari Rp28 juta hingga Rp68 juta tergantung lama waktu pelatihan. Namun, setelah biaya dilunasi para korban tidak kunjung diberangkatkan.

“Kalau dari kami saat ini sudah ada total sembilan korban yang melaporkan dengan total kerugian sekitar Rp750 juta, tersebar di wilayah Indonesia mulai dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Kalimantan, Riau, dan Lombok,” katanya.

Dia berharap kasus dugaan penggelapan ini bisa diusut tuntas oleh Mabes Polri. Sehingga, tidak ada lagi korban yang dirugikan termakan iming-iming pelatihan bahasa Arab langsung di Madinah.

“Tentu ini juga kami sampaikan kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati terkait modus operandi ini karena sudah ada laporan di Bareskrim. Dan kami harap bapak-bapak yang terhormat, Bapak Kapolri, Bapak Kabareskrim, untuk bisa atensi kasus ini,” ucapnya.

Salah satu korban, Muhsin Budiono mengaku tergiur untuk memberangkatkan anaknya yang juga lulusan pondok pesantren karena bisa mendapatkan pelatihan sekaligus Umrah.

"Saya mendaftarkan anak untuk belajar di Universitas Islam Madinah, belajar bahasa Arab. Anak saya sebelumnya juga jebolan pondok, meskipun bahasa Arabnya sudah bagus, tapi kita ingin memperdalam," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!