Sudaryono Jadi Kepala BGN, Aktivis 98 Yakin Program MBG Jadi Lebih Baik
Kamis, 23 Juli 2026 - 18:05 WIB
Aktivis gerakan Reformasi 1998 yang tergabung dalam Komunitas 98 Resolution Network, Supriyanto mengapresiasi penunjukan Sudaryono sebagai Kepala BGN. Foto/istimewa
JAKARTA - Terpilihnya Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) dinilai sebagai solusi. Sudaryono diyakini mampu membawa program unggulan Prabowo Subianto yakni Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi lebih baik. Rekam jejak Sudaryono sebagai Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) adalah modal besar untuk melakukan pembenahan.
Aktivis gerakan Reformasi 1998 yang tergabung dalam Komunitas 98 Resolution Network, Supriyanto mengatakan, dipilihnya Sudaryono oleh Presiden Prabowo Subianto menggantikan Naniek Sudaryati Deyang yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan dinilai mampu membawa program strategis Makan Bergizi Gratis (MBG) semakin baik dalam tata kelola dan lebih progresif dalam mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
“Rekam jejak Sudaryono selama menjadi Wakil Menteri Pertanian dan sebelumnya sebagai aktivis gerakan sosial yang mengorganisir petani, nelayan, pedagang pasar dan sekaligus wirausaha yang merangkak dari bawah akan membawa dialektika yang lebih progresif bagi BGN dan program MBG," ungkap Antok sapaan akrab Supriyanto, Kamis (23/7/2026).
Baca juga: Breaking News: Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN
Kehadiran Sudaryono dinilai bisa menjawab berbagai keraguan dan keresahan terhadap administrasi, keuangan dan kebijakan yang tidak good governance. "Sudaryono juga dikenal sebagai sosok yang gaya komunikasinya bagus, mengayomi, dan pendekatan dialogis dalam menyelesaikan konflik. Semangat kolaborasi, musyawarah dan win-win solution akan berdampak positif dalam menjawab berbagai permasalahan yang selama ini terjadi di kalangan mitra dan stakeholder," ucapnya.
Seperti ketahui pada Selasa, 21 Juli 2026, Presiden Prabowo Subianto menunjuk lima pejabat eselon I baru di lingkungan BGN dengan latar belakang beragam dari mulai dokter yang sudah mengabdi lama di Kementerian Kesehatan (Kemenkes), praktisi pendidikan dasar dan menengah, auditor di Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan aparat penegak hukum Kejaksaan.
Aktivis gerakan Reformasi 1998 yang tergabung dalam Komunitas 98 Resolution Network, Supriyanto mengatakan, dipilihnya Sudaryono oleh Presiden Prabowo Subianto menggantikan Naniek Sudaryati Deyang yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan dinilai mampu membawa program strategis Makan Bergizi Gratis (MBG) semakin baik dalam tata kelola dan lebih progresif dalam mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
“Rekam jejak Sudaryono selama menjadi Wakil Menteri Pertanian dan sebelumnya sebagai aktivis gerakan sosial yang mengorganisir petani, nelayan, pedagang pasar dan sekaligus wirausaha yang merangkak dari bawah akan membawa dialektika yang lebih progresif bagi BGN dan program MBG," ungkap Antok sapaan akrab Supriyanto, Kamis (23/7/2026).
Baca juga: Breaking News: Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN
Kehadiran Sudaryono dinilai bisa menjawab berbagai keraguan dan keresahan terhadap administrasi, keuangan dan kebijakan yang tidak good governance. "Sudaryono juga dikenal sebagai sosok yang gaya komunikasinya bagus, mengayomi, dan pendekatan dialogis dalam menyelesaikan konflik. Semangat kolaborasi, musyawarah dan win-win solution akan berdampak positif dalam menjawab berbagai permasalahan yang selama ini terjadi di kalangan mitra dan stakeholder," ucapnya.
Seperti ketahui pada Selasa, 21 Juli 2026, Presiden Prabowo Subianto menunjuk lima pejabat eselon I baru di lingkungan BGN dengan latar belakang beragam dari mulai dokter yang sudah mengabdi lama di Kementerian Kesehatan (Kemenkes), praktisi pendidikan dasar dan menengah, auditor di Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan aparat penegak hukum Kejaksaan.
Lihat Juga :