Presiden Prabowo Pimpin Upacara Pelantikan Perwira TNI-Polri di Istana Pagi Ini
Rabu, 22 Juli 2026 - 06:27 WIB
Presiden Prabowo Subianto diagendakan memimpin upacara pelantikan Prasetya Perwira (Praspa) TNI-Polri tahun 2026 di Istana Merdeka, Jakarta, pagi ini. Foto/SindoNews
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto diagendakan memimpin upacara pelantikan Prasetya Perwira (Praspa) TNI-Polri tahun 2026 di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/7/2026), pukul 08.00 WIB.
Upacara ini merupakan prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah bagi calon perwira remaja (Capaja) Akademi TNI yang terdiri atas taruna Akmil, AAL, dan AAU, serta 282 Akpol menjadi perwira pertama TNI/Polri.
“Sesuai dengan agenda, Bapak Presiden akan memimpin upacara Prasetya Perwira TNI dan Polri di Istana Merdeka pada pukul 08.00 pagi,” ungkap Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Rabu (22/7/2026).
Baca juga: 44 Pati TNI AD Resmi Naik Pangkat, Ini Nama dan Jabatannya
Prasetyo mengatakan jumlah calon perwira yang akan dilantik pada tahun ini diperkirakan mencapai 1.500 orang. Namun, Prasetyo menyebut angka tersebut masih akan dipastikan kembali karena adanya perubahan jumlah peserta didik.
“Karena ada perubahan nanti kami cek ya kurang lebih di kalau kami tidak keliru di 1.500 tapi nanti kami coba, coba cek kembali karena ada penambahan apa namanya jumlah peserta didik atau jumlah taruna gitu,” paparnya.
Upacara ini merupakan prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah bagi calon perwira remaja (Capaja) Akademi TNI yang terdiri atas taruna Akmil, AAL, dan AAU, serta 282 Akpol menjadi perwira pertama TNI/Polri.
“Sesuai dengan agenda, Bapak Presiden akan memimpin upacara Prasetya Perwira TNI dan Polri di Istana Merdeka pada pukul 08.00 pagi,” ungkap Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Rabu (22/7/2026).
Baca juga: 44 Pati TNI AD Resmi Naik Pangkat, Ini Nama dan Jabatannya
Prasetyo mengatakan jumlah calon perwira yang akan dilantik pada tahun ini diperkirakan mencapai 1.500 orang. Namun, Prasetyo menyebut angka tersebut masih akan dipastikan kembali karena adanya perubahan jumlah peserta didik.
“Karena ada perubahan nanti kami cek ya kurang lebih di kalau kami tidak keliru di 1.500 tapi nanti kami coba, coba cek kembali karena ada penambahan apa namanya jumlah peserta didik atau jumlah taruna gitu,” paparnya.
Lihat Juga :