Pilkada Serentak, Mendagri Tegaskan Jangan Terjadi Lagi Kerumunan Massa
Selasa, 22 September 2020 - 18:00 WIB
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan, pada tahapan pendaftaran pasangan calon (paslon) terjadi kerumunan besar di daerah-daerah. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan, pada tahapan pendaftaran pasangan calon (paslon) terjadi kerumunan besar di daerah-daerah. Dia mengatakan bahwa hal ini membuat gambaran pelaksanaan pilkada kurang baik.
(Baca juga: 4.071 Kasus Baru, Total 252.923 Orang Positif Covid-19)
"Pada tanggal 4 sampai 6 September terjadi kerumunan besar yang berpotensi menjadi media penularan yaitu pada saat pendaftaran pasangan calon. Dan ini membuat brand atau image kurang baik terhadap pelaksanaan pilkada," kata Tito dalam rapat koordinasi (rakor) kesiapsiagaan penyelenggaraan pilkada serentak dalam kondisi bencana nonalam yang digelar virtual, Selasa (22/9/2020).
(Baca juga: Kasus Corona Capai 4.000 per Hari, IDI Berikan Dua Solusi)
(Baca juga: 4.071 Kasus Baru, Total 252.923 Orang Positif Covid-19)
"Pada tanggal 4 sampai 6 September terjadi kerumunan besar yang berpotensi menjadi media penularan yaitu pada saat pendaftaran pasangan calon. Dan ini membuat brand atau image kurang baik terhadap pelaksanaan pilkada," kata Tito dalam rapat koordinasi (rakor) kesiapsiagaan penyelenggaraan pilkada serentak dalam kondisi bencana nonalam yang digelar virtual, Selasa (22/9/2020).
(Baca juga: Kasus Corona Capai 4.000 per Hari, IDI Berikan Dua Solusi)
Lihat Juga :