Cita-cita Prabowo 14 Tahun Lalu: Ingin Rakyat Indonesia Punya Taraf Hidup Tak Kalah dari Singapura

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:23 WIB
Dirgayuza mengatakan bahwa terlalu banyak masalah di Indonesia sebenarnya bukan karena Indonesia kekurangan ide, studi atau konsep. Dia mengungkapkan yang sering kurang adalah keberanian untuk memutuskan.

“Beliau kemudian mengutip sebuah prinsip kepemimpinan yang hingga hari ini masih saya ingat: “Do not let the perfect be the enemy of the good.” Jangan menunggu semuanya sempurna. Yang penting diputuskan. Dikerjakan. Lalu disempurnakan sambil berjalan,” katanya.

14 tahun kemudian, kata Dirgayuza, ketika melihat kembali fotonya bersama Presiden Prabowo, dia menyadari bahwa ucapan beliau siang itu bukan sekadar ucapan biasa. Ucapan itu adalah gambaran tentang cara Presiden Prabowo memimpin.

Dirgayuza pun mengajak untuk melihat saja apa yang terjadi dalam dua tahun terakhir. Berbagai gagasan yang selama puluhan tahun hanya berpindah dari meja rapat ke meja rapat akhirnya benar-benar jalan. Diantaranya, gas Abadi Masela yang menunggu hampir 30 tahun dari 1997 akhirnya mulai dibangun Juli 2026. Kemudian, dana kedaulatan Danantara yang diwacanakan dari akhir 1980-an akhirnya terwujud Februari 2025.

Selanjutnya, kilang minyak RDMP Balikpapan yang bertahun-tahun menghadapi berbagai hambatan dan sabotase akhirnya selesai Januari 2026. Lalu, Bullion Bank (Bank Emas) yang telah lama menjadi diskusi akhirnya berdiri Februari 2025.

Tidak hanya itu, gaji hakim yang tidak naik selama 12 tahun akhirnya dinaikkan bahkan sampai naik 280% di Juni 2025. Kemudian, swasembada solar yang diperjuangkan melalui biodiesel selama dua dekade akhirnya tercapai dengan program B50 di Juli 2026.

Dirgayuza pun mengungkapkan program makan bergizi dengan cakupan nasional yang sejak era PMT-AS menjadi cita-cita akhirnya terlaksana mulai Januari 2025. Kredit macet UMKM yang membelit selama puluhan tahun akhirnya diselesaikan di hari hari pertama menjabat Presiden Prabowo di November 2024.

Per Juli 2026, kata Dirgayuza, 1.000 dari 5.000 jembatan desa yang oleh sebagian warga ditunggu puluhan tahun akhirnya terbangun. “Singapura punya Gifted Education Program dari 1984. 42 tahun kemudian, akhirnya kita punya program serupa. Sekolah Unggul Garuda baru menerima angkatan pertamanya Juli 2026,” ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!