Inovasi AI Sampah Semarang Raih Guangzhou Award 2026

Selasa, 07 Juli 2026 - 20:51 WIB
Bagi Agustina, penghargaan tersebut bukan sekadar simbol prestasi, melainkan pengakuan bahwa arah pembangunan Kota Semarang berada di jalur yang tepat.

"Penghargaan ini adalah pengakuan terhadap kerja bersama seluruh elemen Kota Semarang dalam membangun pemerintahan yang responsif, inovatif, dan berorientasi pada penyelesaian persoalan masyarakat. Kota yang maju bukan hanya yang mampu membangun infrastruktur, tetapi juga yang mampu menghadirkan solusi cerdas bagi kehidupan warganya," ujar Agustina belum lama ini.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Semarang terus mendorong transformasi digital sebagai fondasi pelayanan publik yang semakin cepat, transparan, dan efektif. Pemanfaatan kecerdasan buatan bukan sekadar mengikuti perkembangan teknologi, tetapi menjadi instrumen untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

"Kami ingin memastikan setiap inovasi benar-benar memberikan manfaat bagi warga. Teknologi harus menjadi alat untuk mempercepat pelayanan, menjaga lingkungan, meningkatkan efisiensi pemerintahan, dan menjadikan kota Semarang semakin nyaman, bersih, dan berdaya saing. Pengakuan dunia ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menghadirkan terobosan-terobosan baru," tambahnya.

Guangzhou Award ke-7 mencatat rekor partisipasi tertinggi sepanjang penyelenggaraan dengan 381 inovasi dari 248 kota di 60 negara. Berbagai inovasi terbaik dunia di bidang kecerdasan buatan, tata kelola digital, ketahanan iklim, hingga pelayanan publik berkompetisi dalam ajang tersebut. Di tengah persaingan itu, AISSA Kota Semarang berhasil lolos seleksi Komite Teknis yang terdiri atas sembilan pakar internasional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!