Sempat Diragukan, Menhaj Klaim Haji 2026 Jadi Salah Satu Penyelenggaraan Terbaik dalam Sejarah
Sabtu, 04 Juli 2026 - 12:28 WIB
Baca juga: Wamenhaj: Transparansi jadi Kunci Berantas Kartel Haji
Meski demikian, Gus Irfan menilai berbagai keraguan tersebut berhasil dijawab melalui penyelenggaraan haji tahun 2026 yang sukses dilaksanakan. Ia menyebut keberhasilan tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat dan berbagai pihak.
“Banyak yang menganggap bahwa kita bisa melaksanakan sekadar melaksanakan haji saja sudah bisa, sudah bersyukur. Namun, pembuktian itu datang pada tanggal 1 Juli lalu. Kita telah menuliskan nama kita dalam sejarah perhajian Indonesia. Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia sukses menyelenggarakan haji tahun 2026, bahkan keberhasilan ini disebut oleh masyarakat dan berbagai pihak sebagai salah satu pelaksanaan haji terbaik yang pernah ada,” ujarnya.
Meski mendapat berbagai apresiasi, Gus Irfan menegaskan bahwa kementeriannya tidak boleh terlena dengan capaian tersebut. Menurutnya, masih terdapat sejumlah kekurangan yang harus dievaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan haji di masa mendatang.
“Karena itu, Rapat Kerja Nasional Evaluasi Penyelenggaraan Haji tahun 2026 ini tentu menjadi peluang, kesempatan untuk kita bisa menemukan berbagai kekurangan-kekurangan yang telah dan sedang kita laksanakan untuk menjadi bagian perbaikan pelayanan haji ke depan,” pungkasnya.
Meski demikian, Gus Irfan menilai berbagai keraguan tersebut berhasil dijawab melalui penyelenggaraan haji tahun 2026 yang sukses dilaksanakan. Ia menyebut keberhasilan tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat dan berbagai pihak.
“Banyak yang menganggap bahwa kita bisa melaksanakan sekadar melaksanakan haji saja sudah bisa, sudah bersyukur. Namun, pembuktian itu datang pada tanggal 1 Juli lalu. Kita telah menuliskan nama kita dalam sejarah perhajian Indonesia. Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia sukses menyelenggarakan haji tahun 2026, bahkan keberhasilan ini disebut oleh masyarakat dan berbagai pihak sebagai salah satu pelaksanaan haji terbaik yang pernah ada,” ujarnya.
Meski mendapat berbagai apresiasi, Gus Irfan menegaskan bahwa kementeriannya tidak boleh terlena dengan capaian tersebut. Menurutnya, masih terdapat sejumlah kekurangan yang harus dievaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan haji di masa mendatang.
“Karena itu, Rapat Kerja Nasional Evaluasi Penyelenggaraan Haji tahun 2026 ini tentu menjadi peluang, kesempatan untuk kita bisa menemukan berbagai kekurangan-kekurangan yang telah dan sedang kita laksanakan untuk menjadi bagian perbaikan pelayanan haji ke depan,” pungkasnya.
(shf)
Lihat Juga :