HUT ke-80 Bhayangkara Momentum Perkuat Transformasi dan Pelayanan Masyarakat
Kamis, 02 Juli 2026 - 21:38 WIB
Dalam pemberantasan judi online, kata dia, Polri telah mengungkap 718 perkara hingga Juni 2026. Dari pengungkapan tersebut, lanjut dia, polisi menetapkan 1.164 tersangka dan menyita barang bukti senilai Rp 1,75 triliun. "Polri juga bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Digital untuk memblokir sekitar 278.000 situs dan konten perjudian daring."
Selanjutnya, komitmen Polri dalam mendukung percepatan program swasembada pangan sejak 2025 hingga kuartal II 2026 telah dilaksanakan panen raya dengan total produksi mencapai 5,7 juta ton jagung. Mulai dari pemanfaatan lahan produktif, pengembangan pekarangan pangan bergizi, pengawasan distribusi bantuan pemerintah dan hasil panen, hingga menjalin kerja sama dengan bank-bank Himbara untuk memfasilitasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi para petani.
Selain itu, Polri juga telah membangun 29 gudang ketahanan pangan guna memperkuat distribusi dan penyimpanan hasil pertanian. "Melalui langkah tersebut, Polri juga telah membangun ekosistem supply chain yang melibatkan 12.420 UMKM, termasuk kelompok petani, peternak, nelayan, dan koperasi sehingga dapat mendorong kesejahteraan pelaku usaha lokal."
Melalui Desk Ketenagakerjaan, Polri telah memfasilitasi 4.216 buruh yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) untuk kembali memperoleh pekerjaan melalui Desk Ketenagakerjaan Polri, sebagai upaya memperkuat perlindungan pekerja dan hubungan industrial.
Berkaca dari data tersebut, penulis buku Polri Presisi: Visi, Kerja Nyata, dan Dedikasi untuk Masyarakat ini menegaskan, Polri di bawah kepemimpinan Listyo Sigit Prabowo dinilai sangat visioner, dengan gaya kepemimpinannya yang nasionalis, progresif, dan transformasional. "Visi Polri Presisi dan Polri untuk Masyarakat yang beliau usung bukan sekadar jargon, tapi benar-benar diwujudkan lewat reformasi internal dan arah transformasi peningkatan pelayanan publik yang nyata," ujarnya.
Selanjutnya, komitmen Polri dalam mendukung percepatan program swasembada pangan sejak 2025 hingga kuartal II 2026 telah dilaksanakan panen raya dengan total produksi mencapai 5,7 juta ton jagung. Mulai dari pemanfaatan lahan produktif, pengembangan pekarangan pangan bergizi, pengawasan distribusi bantuan pemerintah dan hasil panen, hingga menjalin kerja sama dengan bank-bank Himbara untuk memfasilitasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi para petani.
Selain itu, Polri juga telah membangun 29 gudang ketahanan pangan guna memperkuat distribusi dan penyimpanan hasil pertanian. "Melalui langkah tersebut, Polri juga telah membangun ekosistem supply chain yang melibatkan 12.420 UMKM, termasuk kelompok petani, peternak, nelayan, dan koperasi sehingga dapat mendorong kesejahteraan pelaku usaha lokal."
Melalui Desk Ketenagakerjaan, Polri telah memfasilitasi 4.216 buruh yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) untuk kembali memperoleh pekerjaan melalui Desk Ketenagakerjaan Polri, sebagai upaya memperkuat perlindungan pekerja dan hubungan industrial.
Berkaca dari data tersebut, penulis buku Polri Presisi: Visi, Kerja Nyata, dan Dedikasi untuk Masyarakat ini menegaskan, Polri di bawah kepemimpinan Listyo Sigit Prabowo dinilai sangat visioner, dengan gaya kepemimpinannya yang nasionalis, progresif, dan transformasional. "Visi Polri Presisi dan Polri untuk Masyarakat yang beliau usung bukan sekadar jargon, tapi benar-benar diwujudkan lewat reformasi internal dan arah transformasi peningkatan pelayanan publik yang nyata," ujarnya.
(zik)
Lihat Juga :